- Home
-
- Luar Negeri
-
- Manufaktur Tiongkok Catat ...
Manufaktur Tiongkok Catat Pendapatan Penjualan Naik 1,3 Persen pada Oktober
Sabtu, 09 Nov 2024, 00:05 WIBBeijing - Perusahaan-perusahaan Tiongkok sektor manufaktur mencatat pertumbuhan pendapatan penjualan sebesar 1,3 persen pada Oktober 2024 atau naik 2,2 persen dibandingkan dengan September 2024.Â
Secara khusus, perusahaan-perusahaan manufaktur teknologi tinggi dan peralatan mencatatkan kenaikan pendapatan penjualan masing-masing sebesar 8,9 persen dan 5,1 persen. Kenaikan ini memimpin pertumbuhan penjualan sektor manufaktur secara keseluruhan bulan lalu, menurut data  Administrasi Perpajakan Negara (State Taxation Administration) Tiongkok pada Kamis (7/11).
Data tersebut menunjukkan peningkatan kepercayaan pasar dan momentum pertumbuhan di tengah kebijakan-kebijakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu.
Pendapatan penjualan perusahaan-perusahaan Tiongkok secara umum telah meningkat lebih pesat, dengan tingkat pertumbuhan pada Oktober naik 1,3 poin persentase dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Khususnya, perusahaan-perusahaan di Provinsi Zhejiang, Guangdong, Sichuan, and Henan yang mengalami pertumbuhan pendapatan penjualan yang lebih cepat bulan lalu, menurut data itu.
Sebuah pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (Communist Party of Tiongkok/CPC) yang digelar pada 26 September menyerukan agar kebijakan yang ada diterapkan secara efektif, meningkatkan berbagai upaya untuk meluncurkan kebijakan tambahan, membuat langkah-langkah kebijakan yang lebih terarah dan efektif, serta berusaha agar mencapai target dan tugas-tugas pembangunan ekonomi dan sosial tahun ini.
Dalam upaya untuk menopang pasar perumahan, otoritas Tiongkok pada akhir September lalu meluncurkan langkah-langkah untuk melonggarkan pembatasan pembelian rumah, seperti, pemotongan suku bunga hipotek untuk pinjaman yang sudah ada dan penurunan rasio uang muka.
Data pada Kamis (7/11) yang dibagikan oleh otoritas perpajakan itu juga menunjukkan bahwa transaksi properti mengalami peningkatan di beberapa kota besar. Contohnya, transaksi rumah bekas di Beijing dan Shanghai mengalami kenaikan pendapatan penjualan masing-masing sebesar 11 persen dan 12,8 persen dalam basis tahunan Oktober.
Sementara itu, dipimpin oleh program tukar tambah barang konsumen dan pembaruan peralatan yang diperkenalkan sejak Maret tahun ini, penjualan retail tumbuh pesat secara tahunan pada Oktober, dengan penjualan retail televisi dan kulkas melonjak tajam.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Tutup Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan
-
Sengketa RDN Masuk Tahap Mediasi, PT Paramitra Alfa Sekuritas dan Nasabah Menanti Niat Baik BCA.
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
Pembangunan Jalan Akses KEK Bitung Selesai! Distribusi Logistik Sulut Makin Lancar
-
MTV Video Music Awards 2026 Siap Digelar, Madonna dan Taylor Swift Bersaing Ketat
-
Bogor Siap Ubah Sampah Jadi Listrik, PSEL Raya 1 Mulai Dibangun September
-
Jelang Duel Sengit Persija vs Persib, Pramono Minta Jakmania Jaga Jakarta sebagai Rumah Bersama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.