Kabar Baik, Survei Indikator Tunjukkan 77,6 Persen Warga Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Senin, 28 Okt 2024, 00:19 WIBJakarta - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan survei nasional terbaru yang menunjukkan bahwa 77,6 persen responden mendukung program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan sebesar 86,5 persen responden mengetahui tentang program Makan Bergizi Gratis. Menurut dia, hal tersebut muncul karena sosialisasi program itu sangat kuat.
"Sangat tinggi sekali yang setuju, 77 persen. Tapi ini sedikit lebih rendah daripublic confidentPak Prabowo sebesar 85 persen," kata Burhanuddin saat merilis survei itu secara daring yang dipantau di Jakarta, Minggu.
Program Makan Bergizi Gratis pun masuk ke dalam urutan pertama dalam misi pemerintahan Prabowo-Gibran pada "Program Hasil Terbaik Cepat". Program itu diusung untuk menangani masalah tengkes ataustuntingdemi tercapainya kualitas SDM dan kualitas hidup yang baik.
Dia mengatakan tingginya dukungan tersebut justru berpotensi bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap Prabowo jika tidak sukses mengeksekusi program tersebut.
Namun jika Prabowo mampu menunjukkan dan meyakinkan kepada publik bahwa program Makan Bergizi Gratis itu bisa berjalan meskipun tidak harus secara bersamaan, menurut dia, tingkat kepercayaan kepada Prabowo akan tetap bertahan.
Selain itu, dia mengatakan bahwa 65,6 persen responden juga mempercayai program Makan Bergizi Gratis akan memenuhi kecukupan gizi. Kemudian sebanyak 66,1 persen responden juga mempercayai program tersebut juga akan mampu mengatasi masalah gizi buruk di Indonesia.
Dalam survei tersebut, jumlah sampel sebanyak 1200 orang dengan asumsi metodesimple random sampling. Ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Banjir Bandang Himalaya Bisa Intai AS, Gunung Rainier Jadi Sorotan
-
Telkom Bukukan Pendapatan Konsolidasi Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026
-
Fibreno Buka Gerai Pertama di Indonesia, Hadirkan “Color for Life” di Plaza Indonesia
-
AS Tak Mau Berlarut-larut, Ingin Perang Ukraina Selesai Sebelum Musim Dingin
-
Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta.
-
Alita dan PLN Electricity Services Kolaborasikan Teknologi untuk Perkuat Infrastruktur Listrik
-
Kebakaran Hutan Aljazair Kian Mengganas, Korban Tewas Bertambah Jadi 73 Orang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.