BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sulut
Sabtu, 19 Okt 2024, 00:17 WIBManado - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga agar mewaspadai potensi hujan lebat dan angin kencang di sebagian besar wilayah SulawesiUtara (Sulut) hingga Sabtu (19/10).
"Wilayah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara berpotensi cuaca ekstrem," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi ManadoBen A Molle, di Manado, Jumat.
Dia mengatakan, hingga Sabtu (19/10) potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi.
Oleh karena itu, dia berharap warga yang tinggal di daerah terjal, berbukit ataupun bantaran sungai berhati-hati bila terjadi kondisi cuaca ekstrem.
"Kami berharap warga tetap mewaspadai banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," ujarBen.
Dia mengatakan, sepanjang hari ini potensi cuaca ekstrem berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara yang mencakup Kota Manado, Kota Tomohon, dan Kota Bitung.
Selanjutnya, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Pada Sabtu (19/10) cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sementara pada Minggu (20/10), BMKG memperkirakan tidak terjadi cuaca ekstrem di wilayah berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Isak Cetak Gol Penentu, Iraola Minta Striker Liverpool Tampil Lebih Tajam
-
Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Melancarkan BAB, Benarkah? Ini Penjelasannya!
-
Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa
-
Menkeu Suahasil Didesak Terbitkan Bea Keluar Batu Bara, Potensi Cuan Negara Rp353 T, Solusi Atasi Tekanan Fiskal
-
Kasus Korupsi ATR/BPN, Nama Fahd Arafiq Muncul sebagai Penampung Uang.
-
Menhub Tegaskan Manifest Kapal Harus Akurat, Ini Kaitannya dengan Keselamatan Penumpang
-
Rentetan 5 Kecelakaan Laut dalam 3 Bulan, Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Harus Dievaluasi Total
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.