PT FI Segera Lakukan Evaluasi Penyebab Kebakaran di Unit Asam Sulfat Smelter
Selasa, 15 Okt 2024, 00:11 WIBGresik - PT Freeport Indonesia (PTFI) akan melakukan evaluasi terkait penyebab kebakaran di unit asam sulfat smelter yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, Jawa Timur, Senin pukul 17.45 WIB.
"PTFI akan melakukan asesmen dari kerusakan yang terjadi dan evaluasi terkait penyebab utama kejadian ini setelah area di unit ini aman untuk dimasuki," kata VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati di Gresik.
Katri memastikan kebakaran kini telah berhasil dikendalikan dengan baik.
"Seluruh karyawan telah dipastikan aman dan tidak ada cedera yang dilaporkan. Keselamatan seluruh karyawan adalah prioritas utama kami," katanya.
Selain itu, tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia telah bergerak cepat untuk menangani kebakaran tersebut.
Dalam waktu relatif singkat, dukungan dari lembaga/perusahaan dan pemerintah daerah di Gresik telah tiba untuk membantu dan tetap berada di lokasi untuk bersama memantau situasi.
Peristiwa kebakaran tersebut terekam dalam video yang kemudian menyebar ke sejumlah grup percakapan Whatsapp.
Dalam video yang beredar berdurasi 29 detik itu, memperlihatkan sebuah bangunan pabrik yang tengah terbakar. Para pekerja yang masih mengenakan seragam, terlihat menjauh dari bangunan yang terbakar itu.
Sejumlah pekerja juga meminta rekan-rekan mereka untuk segera menjauh dari bangunan yang terbakar. Tidak lama berselang, terdengar suara ledakan yang berasal dari bangunan pabrik yang terbakar tersebut.
Berita Terkait:
-
Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran 26 Gudang di Tangerang
-
Menag Tegaskan Tak Boleh Ada Kekerasan di Pesantren dan Madrasah
-
Kembangkan Model AI Kompetitor Tiongkok, Nvidia Gelontorkan US$6 Miliar
-
Studi Ilmuwan: Jangan Buru-Buru Kasih Medsos ke Anak demi Cegah Gangguan Mental
-
Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei Tewaskan 3 Pekerja, Kemenperin Soroti Lemahnya K3
-
Gaji ASN Masuk BPD, Ekonomi Daerah Didorong Makin Bergairah
-
Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.