Bandara Nusantara Akan Kembali Uji Coba Pendaratan untuk Pesawat Lebih Besar
Senin, 07 Okt 2024, 17:19 WIBJAKARTA - Progres pembangunan Bandar Udara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini semakin pesat. Setelah dilakukan pendaratan Pesawat Kepresidenan RJ85 pada akhir bulan lalu, Bandara Nusantara kini akan kembali melalukan uji coba pendaratan untuk tipe pesawat yang lebih besar.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan runway Bandara Nusantara kini telah mencapai panjang 2.200 meter dengan lebar 45 meter. Saat ini Kementerian PUPR telah melakukan penebalan pada area runway dengan target selesai pada 10 Oktober 2024. Selanjutnya, Kemenhub akan melakukan verifikasi kelayakan runway untuk kembali dilakukan pendaratan pesawat.
"Insya Allah pengerjaan bagian runway ini akan selesai di tanggal 10 (Oktober) pagi dan sorenya akan dilakukan uji coba pendaratan," ujar Budi saat meninjau progres pembangunan Bandara Nusantara di IKN, Kalimantan Timur, Minggu (6/10).
Sebelumnya, Pesawat Kepresidenan dengan tipe RJ85 sukses mendarat di Bandara Nusantara, mengantarkan Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di beberapa wilayah Kalimantan. Setelah bertambah tebal dan luas, runway bandara akan siap untuk didarati Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet 737-800 yang berukuran lebih besar dari RJ85.
"Sebelum pesawat Presiden landing, kami akan melakukan proving flight dengan pesawat sejenis, sama seperti sebelum pendaratan RJ85 di Bandara Nusantara," lanjut Menhub.
Pada kesempatan ini, Budi juga meninjau progres pembangunan terminal bandara bersama dengan tiga arsitek Bandara Nusantara, yakni Yori Antar, Adi Purnomo (Mamo) dan Reza Wahjudi (Bobos). Dia memastikan pembangunan terminal sesuai dengan konsep besar IKN, yakni berorientasi pada alam dan ramah lingkungan serta menonjolkan budaya Kalimantan.
Pembangunan bandara IKN sendiri ditargetkan selesai pada 31 Desember 2024, dengan runway sepanjang 3000 meter dan luas bangunan terminal 7.350 meter². Bandara Nusantara nantinya dapat melayani pendaratan pesawat hingga jenis terbesar B-777 300 ER dan A380.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kemiri NTB Dibidik Jadi Komoditas Ekspor Bernilai Tambah
-
Demi Vollering Juara Dunia Balap Sepeda Jalan Raya, Menang Dramatis di Montreal
-
Bikin Penasaran! Kemenpar Siapkan Jurus Baru agar Harga Tiket Pesawat Turun
-
Ngebut Banget! Baru Rilis 12 Hari, Meta Muse Sudah Diunduh 1,8 Juta Kali Kuasai AS
-
Kabar Baik Calon Mahasiswa! Dua Prodi FKIK Universitas Atma Jaya Raih Akreditasi Unggul
-
Kejutan di China Open! Mertens Kalahkan Swiatek dan Melaju ke Semifinal
-
Kekeringan Makin Parah, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan 75,4 Juta Liter Air Bersih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.