- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ini Komposisi Kabinet Baru...
Ini Komposisi Kabinet Baru Prancis yang Diumumkan, Sejumlah Menteri Bertahan
Senin, 23 Sep 2024, 00:07 WIBParis - Istana Elysee mengumumkan pada Sabtu (21/9) komposisi kabinet baru, yang menunjukkan bahwa sejumlah menteri dari pemerintahan Prancis sebelumnya tetap bertahan di posisi mereka.
Sebastien Lecornu, yang telah menjabat sebagai Menteri Pertahanan Prancis sejak Mei 2022, tetap berada di posisinya.
Seperti dilaporkan oleh media Prancis, Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak ingin mengganti Lecornu dalam konteks konflik di Ukraina sertakesepakatan bantuan yang diberikan Prancis untuk pemerintah negara itu.
Rachida Dati, mantan menteri kehakiman di bawah Nicolas Sarkozydan diangkat oleh Macron sebagai menteri kebudayaan pada Januari 2024, juga mempertahankan jabatannya.
Mantan wakil menteri luar negeri untuk urusan Eropa, Jean-Noel Barrot yang berusia 41 tahun, dipromosikan menjadi menteri luar negeri.
Seperti yang disebut oleh media Prancis, pengangkatan Barrot, yang tidak memiliki pengalaman diplomatik, menunjukkan bahwa Macron berniat menjaga bidang diplomasi di bawah kendalinya secara langsung, yang diizinkan oleh konstitusi.
Agnes Pannier-Runacher kembali diangkat sebagai menteri transisi ekologis, energi, iklim, dan pencegahan risiko.
Dari posisi-posisi tersebut, media mencatat bahwaBruno Retailleau, 63 tahun, dari Partai Republik, merupakan satu-satunya "tokoh besar" dalam pemerintahan baru yang diberi tugas memimpin kementerian dalam negeri.
Sejak 2014, Retailleau memimpin faksi Republik di Senat. Ia dianggap sebagai politisi sayap kanan yang tegas yang berusaha mengatur imigrasi, memperberat hukuman untuk kejahatan, mengurangi jumlah pejabat, sertamembatasi hak untuk mogok.
Pada 2022, ia berniat mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik, tetapi kalah dalam pemilihan awal.
Pengangkatan menteri keuangan yang baru sudah diperkirakan. PadaOktober, menteri tersebut harus mempresentasikan rancangan undang-undang anggaran negara 2025 di tengah defisit anggaran publik yang akut dan meningkatnya utang publik.
Pos tersebut diisi oleh seorang anggota parlemen dari partai Macron, Antoine Armand yang berusia 33 tahun, yang telah menjadi ketua komite urusan ekonomi di Majelis Nasional selama dua bulan terakhir.
Satu-satunya wakil dari sayap kiri, Didier Migaud yang berusia 72 tahun, bergabung dengan pemerintah sebagai menteri kehakimanyang baru.
Ia adalah presiden Otoritas Tinggi untuk transparansi kehidupan publik, yang bertanggung jawab untuk memantau pernyataan aset dan konflik kepentingan para menteri.
Migaud telah menjadi anggota parlemen untuk Partai Sosialis selama lebih dari dua puluh tahun.
Wakil-wakil dari blok kiri lainnya tidak bergabung dengan pemerintah, meskipun koalisi mereka memperoleh lebih banyak suara dalam pemilihan legislatif pada bulan Juli.
Maud Brejon dari kubu Macron diangkat sebagai juru bicara kabinet.
Secara total, kabinet baru ini memiliki 39 anggota, yakni 19 menteriserta 20 menteri khusus dan sekretaris negara. Pertemuan pertama dewan menteri yang baru akan diadakan pada Senin (23/9).
Berita Terkait:
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan Seharian, Suhu Udara Mencapai 36°C
-
Banjir Nepal-Tibet: 93.000 Orang Sangat Butuh Bantuan dan 584 Tewas
-
Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!
-
Kota Bandung Siap Hadapi Pekan Olahraga Provinsi 2026
-
Era Mobil Hidrogen Dimulai, BMW Uji iX5 dengan Jarak Tempuh 750 Km
-
Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global
-
Rumah Sakit Serap Lulusan Pendidikan Profesi Perawat lewat MagangHub
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.