- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korban Jiwa Akibat Topan Y...
Korban Jiwa Akibat Topan Yagi di Vietnam Mencapai 262 Orang
Minggu, 15 Sep 2024, 09:43 WIBANKARA - Dengan tambahan 29 korban jiwa dalam waktu 24 jam terakhir, jumlah korban tewas akibat Topan Yagi di Vietnam telah meningkat menjadi 262, menurut laporan media lokal pada Sabtu (14/9).
Sementara itu, lebih dari 820 orang terluka dan 83 lainnya belum ditemukan, lapor VN Express mengutip badan pengelola bencana negara.
Yagi pekan lalu memicu hujan lebat, banjir, dan tanah longsor di pantai timur laut Vietnam.
Pihak berwenang masih mencari 41 orang yang hilang setelah banjir besar menghanyutkan 37 rumah di desa Nu di provinsi pegunungan utara, Lao Cai.
Dilaporkan juga bahwa 46 orang dari desa tersebut telah dikonfirmasi meninggal dunia.
Sekitar 115 orang di desa lain di Lao Cai yang sebelumnya dinyatakan hilang, berhasil kembali dengan selamat setelah berlindung di pegunungan selama dua hari.
Lebih dari 130.000 orang telah dievakuasi, sementara hampir 137.000 rumah mengalami kerusakan.
Topan tersebut juga menghancurkan infrastruktur, merobohkan tiang telekomunikasi, dan mencabut pepohonan di daerah perkotaan.
Kementerian Keuangan negara itu juga melaporkan bahwa pada Kamis lalu, perusahaan asuransi menerima klaim kerusakan akibat topan sebesar lebih dari 285 juta dolar AS (Rp4,3 triliun).
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dampak Penataan Setu Babakan, 127 UMKM Direlokasi ke Pasar Minggu & Teras Lenteng Agung
-
Sah! FIM Terbitkan Lisensi Homologasi Grade A untuk Sirkuit Internasional Mandalika
-
Kongo Mulai Vaksinasi Ebola untuk 50.000 Petugas Kesehatan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Akselerasi Pendidikan dan Ekonomi Jadi Kado HUT ke-26 Banten
-
Pakar UI Bongkar Bahaya Minuman Kekinian, Jangan Cuma Tergiur Rasanya
-
Ratusan Peserta dari Lima Negara Meriahkan Nggravel Glenmore Banyuwangi
-
Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan UI Buka Akses Program Inkubasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.