- Home
-
- Luar Negeri
-
- CEO Telegram Pavel Durov D...
CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Paris
Minggu, 25 Agu 2024, 08:18 WIBPARIS - Polisi Prancis menangkap kepala eksekutif Telegram Pavel Durov pada hari Sabtu (24/8) di sebuah bandara dekat Paris atas dugaan pelanggaran terkait dengan aplikasi perpesanan populer tersebut, kata sejumlah pejabat.
Miliarder Prancis-Russia berusia 39 tahun itu ditahan di bandara Le Bourget di utara ibu kota Prancis pada Sabtu malam, kata salah satu pejabat kepada AFP, yang berbicara dengan syarat anonim.
Dia baru saja melakukan perjalanan dari Baku, Azerbaijan, kata sumber lain yang dekat dengan kasus tersebut.
Durov diperkirakan akan hadir di pengadilan pada hari Minggu.
OFMIN Prancis, sebuah badan yang bertugas mencegah kekerasan terhadap anak di bawah umur, telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Durov sebagai badan koordinator dalam penyelidikan awal terhadap dugaan pelanggaran termasuk penipuan, perdagangan narkoba, perundungan siber, kejahatan terorganisasi, dan promosi terorisme, salah satu sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan.
Durov diduga gagal mengambil tindakan untuk mengekang penggunaan kriminal pada platformnya.
"Sudah cukup impunitas Telegram," kata salah satu penyidik, seraya menambahkan mereka terkejut Durov datang ke Paris padahal ia mengetahui dirinya adalah buronan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Strategi Efektif Manila: Militer Filipina Sukses Lumpuhkan Puluhan Pemberontak
-
Banjir Nepal-Tibet: 93.000 Orang Sangat Butuh Bantuan dan 584 Tewas
-
Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan Seharian, Suhu Udara Mencapai 36°C
-
Era Mobil Hidrogen Dimulai, BMW Uji iX5 dengan Jarak Tempuh 750 Km
-
Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global
-
Kota Bandung Siap Hadapi Pekan Olahraga Provinsi 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.