Pertamina dan JICA Kerjasama Dorong Transisi Energi di AZEC 2024
Jumat, 23 Agu 2024, 11:15 WIBPT Pertamina (Persero) dan Japan International Coopertaion Agency (JICA) mengumkan penandatanganan Letter of Intent (LOI) untuk menjajaki potensi kolaborasi dalam transisi energi.Penandatanganan telah dilakukan pada Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministerial Meeting 2024, di Jakarta, oleh Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini dan Chief Representative of JICA Takeda Sachiko.
Pemerintah Indonesia berkomitmen mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kapasitas energi terbarukan, mendorong transisi energi. Seiring pertumbuhan ekonomi, kebutuhan akan energi berkelanjutan dan energi yang efisien semakin penting. Kolaborasi antara Pertamina dan JICA ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui inovasi dan kerja sama di beberapa aspek utama.
Pertamina dan JICA akan menjajaki potensi kolaborasi, seperti pendanaan proyek transisi dan energi terbarukan, dukungan penelitian inovatif dan pilot project untuk transisi energi, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan, serta membangun kemitraan teknologi untuk penerapan teknologi energi di Indonesia. Selain itu, LOI mencakup potensi kerja sama dalam bidang kelautan dan logistik, serta kerja sama potensial lainnya yang memastikan pendekatan holistik untuk memajukan keberlanjutan dan efisiensi energi.
"Dalam upaya mencapai target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060, Pertamina telah menjalankan dua strategi inisiatif yakni dekarbonisasi dan bisnis rendah karbon. Untuk mencapai tujuan ini, Pertamina memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk JICA yang akan mempercepat pengembangan kemampuan kami, serta transfer pengetahuan dan teknologi. Penandatanganan ini menandai tonggak pertama dalam kolaborasi antara Pertamina dan JICA, dan saya berharap ini akan terus memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Jepang di masa depan," jelas Emma.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, kolaborasi Pertamina dengan JICA adalah langkah penting menuju keberlanjutan. "Melalui inisiatif bersama dan berbagi keahlian, kami berkomitmen untuk mendorong transisi energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi Pertamina," ujar Fadjar.
Senada, Chief Representative of JICA Takeda Sachiko mengungkapkan, JICA mendukung transisi energi di negara-negara Asia berdasarkan AZEC. "Kami sangat senang telah membangun hubungan kerja sama dengan Pertamina, yang diharapkan dapat memiliki peran penting di Indonesia untuk mencapai target dekarbonisasi," tambah Takeda.
Melalui kolaborasi ini, yang memainkan peran penting dalam transisi energi, Pertamina dan JICA akan berkontribusi pada target NZE Indonesia 2060. Sinergi ini diharapkan akan membuka jalan bagi berbagai inisiatif bersama, mendorong transisi menuju energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi keseluruhan proyek energi.
(IKN/TSR)
Penulis: Tim Redaksi
Berita Terkait:
-
Lenovo Idea Tab Plus, Tablet Ringkas untuk Kerja dan Belajar Mobile
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi Disertai dengan Suara Dentuman Keras yang Mengejutkan Warga
-
Anggaran ESDM Rp27 Triliun, 10.068 Titik Masih Butuh Akses Listrik
-
DLH Palangka Raya Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
-
Pertamina Harapkan Pemprov Jateng Usulkan Penyesuaian Kuota Imbas Migrasi BBM Subsidi
-
Hasil Liga Europa: AC Milan Dipermalukan Benfica 0-2 di San Siro
-
Usai Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Ungkap Komitmen Besarnya untuk Negara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.