Ini Ciri-ciri Anak Korban Bullying yang Perlu Diperhatikan Orangtua
Selasa, 20 Agu 2024, 09:44 WIBJAKARTA - Psikolog klinis anak lulusan Universitas Padjadjaran Dewinta Ariani menyampaikan ciri-ciri anak korban perundungan yang perlu menjadi perhatian orang tua.
Dalam wawancara melalui layanan pesan pada Senin (19/8), dia mengatakan bahwa anak yang menjadi korban perundungan biasanya menjadi lebih pendiam atau tertutup dan menunjukkan sikap yang berbeda dari kebiasaannya.
Selain itu, ia menjelaskan, anak korban perundungan biasanya menunjukkan perubahan dalam hubungan sosial, menghindari interaksi sosial, serta tampak cemas atau takut ketika hendak pergi ke sekolah atau menghadiri kegiatan tertentu.
"Penurunan prestasi akademik tanpa alasan yang jelas perlu diwaspadai oleh orang tua," kata dosen psikologi di Universitas Negeri Jakarta itu.
Menurut dia, anak korban perundungan juga dapat mengalami perubahanpola tidur dan nafsu makan,tiba-tiba susah tidur malam dan kehilangan nafsu makan.
Ia mengungkapkan bahwa anak yang menjadikorban perundungan dapat menjadi lebih sering mengeluh sakit fisik agar tidak harus pergi ke sekolah.
"Anak sering mengeluh sakit fisik, seperti sakit kepala atau perut, yang mungkin digunakan sebagai alasan untuk tidak pergi ke sekolah," katanya, menambahkan, orang tua sebaiknya segera menindaklanjuti adanya luka atau memar yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya oleh anak.
Menurut Dewinta, orang tua juga harus memperhatikan perubahan perilaku anak serta segera mengambil langkah untuk mencari tahu penyebab dan memberikan dukungan yang diperlukan oleh anak.
Kepada anak-anak yang menjadi pelaku kekerasan, ia mengatakan, orang tua dan guru harus memberikan pendampingan emosional, mendengarkan curahan perasaan mereka, dan membantu mereka memproses perasaan yang muncul akibat perundungan.
"Edukasi tentang cara mengatasi rasa sakit tanpa melukai orang lain serta membangun rasa percaya diri juga sangat penting dalam mencegah siklus bullying berlanjut," katanya.???????
Dia menyampaikan bahwatidak semua korban perundunganakan menjadi pelaku jika mendapatkan bantuan dan dukungan yang tepat.
Menurut dia, terapi atau konseling dapat membantu mereka mempelajaricara-cara yang sehat untuk mengatasi perasaan.
???????Selain itu, ia mengatakan, lingkungan yang penuh kasih sayang dan dukungan di rumah maupun di sekolah dapat membantu mencegah korban perundunganmengembangkan perilaku agresif di kemudian hari.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rentak Kapuas Festival 2026 Jadi Ruang Para Perupa Kritisi Isu Lingkungan di Kalimantan
-
Dukung Kelancaran Frekuensi MotoGP Mandalika, Menkomdigi Amankan Lebih dari 250 Frekuensi Khusus
-
Minggu Sore Hujan Mengintai DKI, Wilayah Mana Saja yang Diprediksi Basah?
-
Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism
-
Dapat Tambahan 50.000 Ton, Stok Beras Perum Bulog Sumut Cukup hingga Akhir 2026
-
Langkah Strategis Komdigi Mendapat Sorotan Akademisi UI dalam Forum Global di Moskow
-
Polisi Dalami Dugaan Kekerasan yang Akibatkan Kematian Anak Down Syndrome di Surabaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.