Pelni Didorong Tingkatan Konektivitas Daerah 3TP
Jumat, 02 Agu 2024, 17:33 WIBJAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mendorong PT Pelni dapat terus meningkatkan konektivitas antar pulau, khususnya yang menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP), serta kawasan Indonesia Timur.
Hal ini disampaikan Menhub dalam acara Talkshow dengan tema "Peluang dan Tantangan Pelni: Menjawab Antara Kebutuhan & Keinginan Pelanggan Di Era Media Sosial" di Jakarta, kemarin.
"Saya berharap Pelni dapat meningkatkan konektivitas antar pulau sebagai wujud hadirnya negara dalam menyediakan moda transportasi laut, sehingga dapat menciptakan efisiensi biaya moda transportasi laut dari pulau-pulau 3TP menuju kota pelabuhan yang lebih besar," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/8).
Dia juga menyampaikan bahwa kawasan 3TP selalu menjadi prioritas negara. Di tahun ini, pemerintah memberikan subsidi angkutan perintis sebesar Rp 4,1 triliun, dengan Rp. 1,87 triliun untuk transportasi laut perintis. Dengan itu diharapkan dapat memberikan layanan perintis yang lebih baik kepada masyarakat. Saat ini Pelni memiliki 26 kapal penumpang dan mengoperasikan 30 kapal perintis.
"Kami harap Pelni melakukan tugas ini dengan serius dan maksimal. Sebagai negara, kita harus bersaing dengan negara kepulauan lain. Indeks daya saing logistik kita harus ditingkatkan, diantaranya dengan kinerja dari Pelni," kata Budi.
Untuk itu, Menhub meminta agar Pelni terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Dua hal yang disoroti Menhub adalah perbaikan sumber daya manusia (SDM) dan efisiensi energi bahan bakar kapal.
"Pertama, SDM harus direformasi, kita membutuhkan SDM yang tangguh. Kedua, masalah penggunaan energi atau bahan bakar yang merupakan 50% dari biaya Pelni, harus diperhatikan dengan jelas. Kalau perhitungan bahan bakar melest 5%, bisa dipastikan Pelni rugi. Tapi sebaliknya, kalau bisa dihemat dan efisien, dari bahan bakar itu akan jadi pendapatan atau keuntungan," jelas Menhub.
Selain itu, Menhub juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara regulator, operator, masyarakat dan seluruh stakeholder. Seluruh pihak dapat mengoptimalkan perannya dalam meningkatkan pelayanan transportasi laut menuju Indonesia Emas 2045.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kemiri NTB Dibidik Jadi Komoditas Ekspor Bernilai Tambah
-
Demi Vollering Juara Dunia Balap Sepeda Jalan Raya, Menang Dramatis di Montreal
-
Kekeringan Makin Parah, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan 75,4 Juta Liter Air Bersih
-
Ngebut Banget! Baru Rilis 12 Hari, Meta Muse Sudah Diunduh 1,8 Juta Kali Kuasai AS
-
Bikin Penasaran! Kemenpar Siapkan Jurus Baru agar Harga Tiket Pesawat Turun
-
Kejutan di China Open! Mertens Kalahkan Swiatek dan Melaju ke Semifinal
-
Di Ikuti 60 Profesional dari 24 Negara, Kemenhub Kembali Gelar Indonesia-ICAO DCTP 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.