DKI Dapat Pendanaan untuk Tingkatkan Kualitas Udara
Jumat, 02 Agu 2024, 08:18 WIBJAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mendapatkan sokongan dana dari Clean Air Fund melalui program "Breathe Jakarta" untuk meningkatkan kualitas udara.
"Ini adalah langkah penting untuk mencapai udara yang lebih bersih dan sehat di Jakarta," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Rabu (31/7).
Asep mengatakanpertemuan dan kunjungan Executive Director of Strategic Partnerships Clean Air Fund Sean Maguire dalam rangka penjajakan kerja sama perbaikan kualitas udara.
Menurut diapertemuan tersebut difokuskan pada program "Breathe Jakarta" yang didanai oleh Clean Air Fund dan eksplorasi kolaborasi dengan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta.
"Kami sangat antusias bekerja sama dengan Clean Air Fund. Dengan dukungan mereka, kami berharap bisa meningkatkan efektivitas program pemantauan emisi dan kampanye kesadaran publik," tuturnya.
Asep mengatakan implementasi program "Breathe Jakarta" ini diharapkan dapat menghasilkan bentuk program sinergi yang tidak hanya membantu pemerintah dalam memonitoremisi tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kualitas udara.
Menurut Asepdengan dukungan teknologi dan informasi yang tepat, masyarakat bisa lebih terlibat dalam menjaga kualitas udara. Dengan kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat menciptakan Jakarta sebagai kota yang sehat dan berkelanjutan.
"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan mitra internasional demi mencapai udara Jakarta yang lebih bersih," ujarnya.
Sementara itu, Executive Director of Strategic Partnerships Clean Air Fund Sean Maguiremengatakan dukungan yang diberikan dalam bentuk pendanaan, keahlian teknis, dan jejaring global untuk mendukung implementasi program udara bersih.
Selain membahas program "Breathe Jakarta", pertemuan tersebut juga mengeksplorasi berbagai inisiatif lainnya, seperti pendekatan kepada masyarakat dalam pemantauan kualitas udara.
Clean Air Fund, yang bermarkas di London, Inggris, berencana membuka kantor perwakilan di Indonesia untuk memperkuat kerja sama.
"Selain program teknis, inisiatif edukasi juga menjadi fokus dalam kerja sama ini. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang dampak polusi udara terhadap kesehatan dan lingkungan," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pos Pengamatan: Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Letusan Setinggi 900 Meter pada Sabtu Malam
-
Marc Marquez Menang di MotoGP Misano 2026 Usai Unggul Poin Atas Jorge Martin
-
Pasukan Yaman Mengeklaim Lancarkan Serangan Drone Presisi ke Kelompok Houthi
-
Waspada! ICP Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel, Perang Jadi Pemicu
-
Badan Geologi ESDM: Gunung Anak Krakatau Masih Level Siaga
-
Minat Punya Anak Menurun, Krisis Demografi Jepang Makin Dalam
-
Ye Live in Jakarta 2026, Pemprov DKI Siapkan Transportasi hingga Pengamanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.