Atlet Angkat Besi Putra Indonesia Rizki Ubah Pola Istirahat untuk Tampil Maksimal pada Olimpiade Paris
Sabtu, 15 Jun 2024, 00:16 WIBJakarta - Atlet angkat besi (lifter) putra andalan Indonesia Rizki Juniansyah mengungkapkan dirinya mengubah pola istirahat atau tidur yang cukup drastis agar bisa tampil secara maksimal pada Olimpiade Paris 2024.
"Sekarang saya harus benar-benar perbanyak kualitas tidur, karena latihan ditambah lagi, lebih ekstra berat lagi," ujar Rizki kepada awak media di Jakarta, Jumat.
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan awak media seputar upaya mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Paris 2024.
Rizki menjelaskan, pada momentum sebelum persiapan ke Olimpiade Paris, waktu istirahat atau tidurnya berlangsung sekitar 6-7 jam dalam satu hari.
Namun, ketika menjalani pelatihan nasional untuk persiapan menuju Olimpiade, waktu tidur ditingkatkan menjadi 8 jam pada malam hari serta 2 jam pada siang hari.
Ia menjelaskan, hal itu dikarenakan intensitas latihan meningkat pada pagi dan sore hari sehingga jika waktu istirahat tidak maksimal maka akan kesulitan ketika mengangkat beban.
"Saya ingin perbaiki lagi dan meluangkan waktu saya untuk istirahat cukup agar kualitas angkatan lebih baik lagi," imbuhnya.
Lifter berusia 20 tahun itu mengaku sangat senang bisa tampil pada Olimpiade untuk pertama kalinya di Paris mendatang karena kompetisi olahraga tertinggi dunia itu merupakan momentum yang sejak lama diimpikan.
Ia berharap dapat mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya agar meraih prestasi tertinggi di Olimpiade Paris untuk membanggakan bangsa Indonesia.
?????"Saya ingin meraih medali emas di Olimpiade nanti," pungkas Rizki yang akan turun pada kelas angkatan 73 kilogram putra.
Saat ini, Rizki bersama dualifter lain yang juga bakal tampil pada Olimpiade Paris yaitu Eko Yuli Irawan (kelas angkatan 61 kg putra) dan Nurul Akmal (kelas angkatan +81 kg) terus menjalani latihan secara intensif melalui pemusatan latihan yang diadakan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) di Jakarta.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sebaran Material Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai ke Pesisir Banten
-
Teknologi Pemusnah Sampah di TPS Ciwastra Bandung Mampu Olah 5 Ton per Jam
-
Rahmat Erwin Tambah Emas, Indonesia Naik ke Peringkat 14 Klasemen Medali Asian Games 2026
-
Bukan Sekadar Bumbu Tempe! Kemendikti Ungkap Alasan Ragi Tempe Harus Dilindungi
-
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding
-
Ancaman Krakatau Mengintai Jakarta, Polda Metro Jaya Terjunkan Tim SAR dan Bagi-Bagi Masker
-
Beasiswa Papua Tengah Diburu 89 Calon Dokter OAP, Ini Tujuannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.