Bupati Sleman Tegaskan Pertanian Berkontribusi Besar Pada Perkembangan Ekonomi
Rabu, 12 Jun 2024, 00:14 WIBSleman - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo menyebutkan bahwa sektor pertanian bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan tetapi juga memberikan kontribusi besar kepada perkembangan perekonomian daerah.
"Guna memaksimalkan hasil, agar petani dapat terbuka untuk melakukan kolaborasi dan koordinasi, termasuk dengan pemerintah," kata Kustini saat meninjau Forum Komunikasi (Forkom) Gabungan Kelompok Wanita Tani (KWT), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) dan Petani Milenialdi Sleman, Selasa.
Pada kegiatan yang berlangsung di Semesta Farm Umbulmartani, Kapanewon (Kecamatan) Ngemplak tersebut, Bupati Sleman juga mendorong petani agar meningkatkan pengetahuan dengan melakukan pelatihan yang tepat sasaran.
"Dengan begitu, diharapkan petani dapat memahami manfaat teknologi pertanian yang ramah lingkungan. Diharapkan ke depan petani dapat terus berinovasi mengembangkan budi daya pertanian guna meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, melalui Forkom dan pertemuan kelompok tani diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi ajang untuk saling bertukar informasi dan inovasi sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha pertanian yang berdampak pada meningkatnya penghasilan petani.
"Agenda ini menjadi wadah komunikasi antarpetani agar senantiasa dinamis, kreatif dan mampu mengikuti perkembangan zaman," katanya.
Dalam kegiatan juga diramaikan dengan bazar produk KWT BP4 Wilayah VI Kabupaten Sleman.
Pada kesempatan tersebut, Bupati sekaligus mengkampanyekan minum susu kambing serta menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba olahan pangan lokal berbahan talas dan pemenang lomba mewarnai.
Ketua Forkom Titik Sri Sudiartanti mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan petani di wilayah Kapanewon Ngemplak dan Cangkringan.
"Selain lomba-lomba, masyarakat juga diajak mempelajari cara pengelolaan sorgum," katanya.
Titik berharap inisiatif tersebut dapat menjadi wawasan bagi para petani untuk memajukan pertanian di Sleman.
"Dengan adanya kegiatan ini semoga menjadi momentum untuk berbagi informasi, wawasan, inovasi, serta pembelajaran demi perbaikan dan kemajuan pertanian Kabupaten Sleman," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Menjadi Rp2,580 Juta Per Gram pada Rabu Ini
-
Sidang Putusan MK Soal Syarat Pendidikan Gibran Digelar Malam Ini
-
Pelestarian batik Complongan Indramayu
-
Bulog Cirebon Lanjutkan Penyerapan Gabah Petani, Potensi Produksi Padi Capai 108.000 Ton.
-
Survei: Gen Z dan Milenial Indonesia Makin Sadar Kesehatan Holistik
-
Karya Jurnalistik Terancam Tanpa Kerja Sama Global, Ini Pesan Penting Kemenkum
-
Saran dari Ahli Gizi! Bikin Smoothie Kiwi Jika Anda Mengalami Sembelit, Ini Alasannya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.