Olimpiade, Rizki Waspadai Tiongkok
Sabtu, 18 Mei 2024, 07:17 WIBJAKARTA - Atlet angkat besi Indonesia Rizki Juniansyah mewaspadai lifter Tiongkok di Olimpiade Paris 2024. Lifer berusia 20 tahun yang akan melakoni debutnya di Olimpiade itu menilai Shi Zhiyong menjadi salah satu pesaing paling sulit dalam mewujudkan misinya meraih medali.
Rizki mengamankan tiket ke Olimpiade Paris 2024 setelah tampil bagus dalam Piala Dunia Angkat Besi atau IWF World Cup 2024 di Phuket, Thailand, April lalu. Dia meraih dua medali emas dan satu perak ketika berlaga di ajang tersebut. Rizki yang turun di nomor 73 kg meraih total angkatan 365 kg, mengalahkan Shi Zhiyong yang hanya mencatatkan total angkatan 356 kg.
Rekan senegaranya Rahmat Erwin Abdullah harus puas finis di urutan 3 dengan total angkatan 355 kg, sehingga memastikan Rizki jadi nama yang berhak mewakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Jelang tampil di Olimpiade dia mengaku ada porsi tambahan latihan di bagian tertentu. Dia latihannya lebih keras daripada sebelumnya. Di kejuaraan sebelumnya memang sudah keras, tetapi tidak sekeras sekarang. "Sekarang banyak latihan ekstranya untuk penunjang dan otot-otot kecilnya buat memperkuat di pertandingan," ujar Rizki dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (17/5).
Selain fokus melakukan persiapan pribadi, Rizki Juniansyah juga mulai mengamati persaingan di Olimpiade Paris 2024. Dia juga menyadari kompetisi bakal berjalan ketat, dengan wakil Tiongkok Shi Zhiyong tetap menjadi calon pesaing terberat, terlepas dari pengalamannya mengalahkan sang rival di Piala Dunia Angkat Besi 2024.
"Saya merasa gugup karena ini Olimpiade pertama. Lawan beratnya dari Tiongkok. Shi Zhiyong itu lawan terberat untuk nanti di Olimpiade," jelas Rizki. Meski berpotensi menghadapi persaingan sengit, Rizki Juniansyah sudah mengantongi modal bagus untuk tampil di Olimpiade.
Kemenangannya dalam Piala Dunia Angkat Besi 2024 di Phuket beberapa waktu lalu menjadikan sebagai pemecah rekor dunia. Rizki saat itu mencatatkan angkatan snatch sebesar 164 kg dan clean and jerk sebesar 201 kg.
Angka yang ditorehkan di clean and jerk sudah cukup membuatnya memecahkan rekor dunia. Rizki pun berharap peak performance saat IWF World Cup 2024 akan berlanjut ke Olimpiade. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
KAI Daop 1 Jakarta dan Pemkot Sukabumi Siap Berkolaborasi Benahi Kawasan Stasiun Sukabumi
-
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding
-
Rahmat Erwin Tambah Emas, Indonesia Naik ke Peringkat 14 Klasemen Medali Asian Games 2026
-
Beasiswa Papua Tengah Diburu 89 Calon Dokter OAP, Ini Tujuannya
-
Teknologi Pemusnah Sampah di TPS Ciwastra Bandung Mampu Olah 5 Ton per Jam
-
Sebaran Material Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai ke Pesisir Banten
-
Rapat Paripurna DPR Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.