Masuk Peringkat 2 Realisasi Pendapatan dan Belanja Se-Nasional, Bapenda Banten Terus Jaga Capaian Target
Rabu, 15 Mei 2024, 10:45 WIBSERANG - Tahun Anggaran 2024 Pemerintah Provinsi Banten berhasil masuk dalam 2 besar, sebagai daerah tertinggi dalam realisasi pendapatan dan belanja APBD Se-Indonesia.
Hal inipun didasari pada data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Kementerian Dalam Negeri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA) per 1 Januari hingga 13 Mei 2024.
Diketahui, realisasi pendapatan provinsi Banten menempati urutan kedua dengan 36,01 persen.
Apalagi, terdapat realisasi belanja di Banten yang juga ada di peringkat kedua dengan 26,35 persen.
"Alhamdulillah sampai dengan bulan Mei 2024 posisi pendapatan dengan belanja juga masuk dua besar nasional, kami memang sudah melakukan upaya-upaya yang cukup terukur," ujar Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten E. A Deni Hermawan saat dikonfirmasi, pada Senin 13 Mei 2024.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten E. A Deni Hermawan
Foto : ISTIMEWA
Capaian itu, masih kata Deni, merupakan hasil kerja-kerja bersama.
Dirinya berharap, capaian itu terjaga hingga akhir tahun 2024.
"Semua adalah hasil kerja temen-temen UPT-UPT, OPD-OPD tekhnis penghasil retribusi, mudah-mudahan capaian ini terus terjaga sesuai dengan target," katanya.
Seperti diketahui, realisasi pendapatan Provinsi Banten hingga saat ini mencapai Rp4.229.384.669.035 atau 36,01 persen.
Sementara realisasi belanja Rp3.127.113.132.754 atau 26,35 persen. (Adv)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Komjen Pol Suyudi Dilantik Jadi Kapolri Kamis Siang Ini, Sejumlah Tokoh dan Menteri Dipanggil ke Istana
-
Truk Hantam Sepeda Motor di Bundaran Cibiru Bandung, Satu Orang Tewas
-
Selamat Datang di Festival Horor MotelX Lisbon, Di Mana Mimpi Buruk adalah Mimpi Indah
-
Imbas Padatnya Antrean di Berbagai SPBU, Harga BBM Eceran dan Pertamini di Sulsel Naik Tinggi
-
Pemkab Kotim Raih Penghargaan TP2DD Terbaik di Kalimantan
-
DPR Dorong Transaksi QRIS Jadi Basis Analisis Pembiayaan UMKM
-
APBD Hanya Aturan Main, Pengadaan yang Kerap Jadi Sumber Masalah di Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.