Perkuat Inovasi, Pemprov Papua: Peluang Ekspor Sagu Masih Terbuka Lebar
Selasa, 07 Mei 2024, 01:58 WIBJayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat menyebutkan peluang ekspor sagu masih terbuka lebar, sehingga pihaknya mendorong masyarakat melakukan penanaman komoditas tersebut karena lahan sagu yang dimiliki yakni 5,3 juta hektare.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perkebunan dan Peternakan Papua MP Koibur, di Jayapura, Senin, mengatakan sagu Papua memiliki kualitas terbaik karena tumbuh di hutan liar sehingga sangat mudah ditemukan.
"Jadi sektor perkebunan yang memiliki potensi ekspor selain biji kakao ada juga sagu Papua, kemudian kopi, vanili, kayu dan kelapa sawit," katanya.
Menurut Koibur, untuk itu pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan produksi pada komoditas unggulan, agar dapat dilakukan ekspor.
"Seperti pada hari ini, kami melakukan ekspor biji kakao dari Kabupaten Jayapura mungkin ke depan sagu, untuk itu kami mendorong perluasan area pohon sagu agar jumlahnya semakin banyak," ujarnya.
Dia menjelaskan ada dua kabupaten penghasil sagu di Provinsi Papua yang pertama Kabupaten Jayapura dan kedua Kota Jayapura, sehingga pihaknya berharap adanya kontinuitas dalam pengiriman komoditas unggulan setempat.
"Jika demikian maka setiap bulan, kami melakukan ekspor apalagi fasilitas pengiriman baik pelabuhan maupun bandara telah mendukung dengan begitu ke depan pengiriman ekspor bisa secara langsung," katanya lagi.
Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Jayapura Nurul Azhar mengatakan, pihaknya sangat mendukung ekspor yang dilakukan pemerintah setempat dengan fasilitas di kapal putih memiliki penyimpanan yang baik
"Kami akan terus mendukung terjadinya ekspor di Papua dengan begitu dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah," katanya lagi.
Sebelumnya telah dilakukan ekspor biji kakao sebanyak 10 ton melalui Pelabuhan Jayapura ke Olam Food Ingredients di Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/5).
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Semburan asap di Pasar Baru
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
-
OIKN Perkuat Patroli Udara Cegah Karhutla Meluas
-
Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta
-
Fasilitas Dagang Bakal Dicabut 2027, Kemendag Kebut CEPA RI-Inggris
-
KKP Tetapkan Kawasan Konservasi Teon, Nila & Serua Seluas 683 Ribu Ha
-
Cuaca Jakarta: BMKG Prakirakan Jakarta Timur Hujan Ringan pada Sabtu Sore
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.