Gencarkan Ekspor, Ubur-ubur dari Sumsel Diminati Tiongkok
Kamis, 25 Apr 2024, 00:13 WIBPalembang - Ubur-ubur yang merupakan salah satu komoditas perikanan Desa Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, diminati pasar luar negeri terutama Tiongkok.
"Baru baru ini ubur-ubur asal Desa Sungsang sekitar 19 ton dikirim ke Tiongkok melalui perusahaan ekspor komoditas perikanan di Bogor, Jawa Barat," kata Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan Kostan Manalu, di Palembang, Rabu.
Untuk menjaga kualitas ubur-ubur agar tetap dalam kondisi baik hingga sampai di negara tujuan ekspor tanpa penolakan, menurut Kostan, pihaknya melalukan pendampingan masyarakat dan nelayan Desa Sungsang.
Ubur-ubur merupakan komoditas perikanan yang diminati di luar negeri, untuk di Negeri Tirai Bambu itu ubur-ubur diolah antara lain menjadi salad.
"Kami melakukan pendampingan pengemasan dan pemeriksaan klinis untuk menjamin kesehatan komoditas ekspor tersebut dan dokumennya juga sesuai dengan komoditas," ujarnya.
Dia menjelaskan, dalam kegiatan pendampingan, tim Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel mengawal secara ketat ubur-ubur yang diambil dari wilayah perairan Desa Sungsang terbebas dari hama penyakit.
Kemudian proses pengemasan ubur-ubur tersebut harus baik dan aman seperti dikemas menggunakan ember plastik dengan tutup yang kuat.
Pemeriksaan yang dilakukan tim tersebut merupakan kewajiban sebelum melalulintaskan komoditas perikanan.
"Petugas karantina yang memeriksa dengan ketat merupakan komitmen dalam menjalankan tugas negara menjaga negeri dan mencegah penyebaran hama penyakit ikan karantina (HPIK)," ujar Kostan Manalu.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pembangunan Jalan Akses KEK Bitung Selesai! Distribusi Logistik Sulut Makin Lancar
-
Stabilkan Harga, Bapanas dan Kementerian Pertanian Fasilitasi Distribusi Cabai
-
Fasilitas Dagang Bakal Dicabut 2027, Kemendag Kebut CEPA RI-Inggris
-
Cuaca Jakarta: BMKG Prakirakan Jakarta Timur Hujan Ringan pada Sabtu Sore
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
-
KKP Tetapkan Kawasan Konservasi Teon, Nila & Serua Seluas 683 Ribu Ha
-
Semburan asap di Pasar Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.