Kemenhub Siap Rehabilitasi Pelabuhan Banjar Nyuh
Minggu, 21 Apr 2024, 11:27 WIBJAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor UPP Kelas II Nusa Penida terus berkoordinasi dan bergerak cepat dalam penanganan kerusakan causeway atau jalur penyambung antara sisi darat dan dermaga Pelabuhan Banjar Nyuh Nusa Penida yang jebol pada tahun 2023.
"Rusaknya causeway tersebut langsung ditindaklanjuti dengan turunnya tim teknis Kementerian Perhubungan untuk verifikasi lapangan terkait perencanaan perbaikan pelabuhan. Kami juga telah memasang warning sign pada area yang sedang dalam masa perbaikan," ungkap Kepala Kantor UPP Kelas II Nusa Penida, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, kamarin.
Eka menjelaskan, perbaikan tersebut memerlukan perencanaan dan usulan anggaran karena replacement keseluruhan.
"Tahun ini telah dilaksanakan proses review masterplan dan dokumen perencanaan pelabuhan sehingga baru bisa diusulkan tahun 2024 dan akan dianggarkan pada tahun 2025, termasuk rencana pembangunan gedung terminal penumpang Pelabuhan Banjar Nyuh," jelasnya.
Pelabuhan Banjar Nyuh Nusa Penida merupakan akses terpadat yang digunakan wisatawan menuju Nusa Penida, dimana rata-rata sehari 3.400 orang baik wisatawan lokal maupun mancanegara melintas. Pelabuhan ini paling banyak digunakan lantaran kebanyakan wisatawan berangkat menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Sanur.
"Dari sana, sebagian besar kapal berhenti di Pelabuhan Banjar Nyuh serta sisanya menuju Pelabuhan Nusa Lembongan dan Tanjung Sanghyang," pungkas Eka.
Adapun pada 2022, Kementerian Perhubungan juga telah melakukan serangkaian rehabilitasi dan pengembangan fasilitas Pelabuhan Laut Nusa Penida yaitu rehabilitasi Dermaga Beton dan pembangunan Jetty Fastboat.
Sedangkan pada 2024, anggaran perbaikan jalan masuk pelabuhan dan pengadaan lampu jalan pelabuhan bersumber dari APBN Kementerian Perhubungan sehingga perencanaan perbaikan tersebut dapat segera direalisasikan dengan cepat.
"Dengan adanya pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi ini, diharapkan akan mengoptimalkan serta meningkatkan pelayanan publik yang menunjang perekonomian wilayah," kata Eka.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Sejumlah SPBU di Bali Dipadati Antrean Kendaraan
-
Arsenal vs Leeds United: The Gunners Bertekad Bangkit, The Whites Datang Tanpa Kekalahan
-
Banjir di Thailand Tewaskan 8 Orang, Ratusan Ribu Rumah Terendam
-
Klopp dan Tim Nasional Jerman Terus Berbenah, tetapi Hasil Belum Memuaskan
-
Nasib 4 Juta Driver Ojol Terjawab, DPR Resmi Masukkan Legalitas Transportasi Online ke RUU LLAJ
-
Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia Senilai Rp85,7 Triliun
-
Benarkah After Market Bisa Tumbuh bila Industri Kendaraan Bagus?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.