Gunung Semeru Erupsi Lagi, Letusan Setinggi 700 Meter
Jumat, 12 Apr 2024, 09:38 WIBLUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi dengan letusan setinggi 700 meter di atas puncak pada Jumat (12/4) pukul 03.31 WIB.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada Jumat, 12 April 2024, pukul 03.31 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Jumat (12/4).
Menurut dia, kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 186 detik.
Berdasarkan laporan pengamatan kegempaan pada Jumat pukul 00.00-06.00 WIB tercatat sebanyak 10 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 48-187 detik.
Kemudian empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-5 mm dan lama gempa 55-57 detik. Lima kali gempa harmonik dengan amplitudo 4-15 mm dan lama gempa 327-1129 detik.
Selanjutnya satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 10 mm, S-P 3 detik dan lama gempa 25 detik, serta enam kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3-32 mm, S-P 14-69 detik dan lama gempa 40-153 detik.
Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level III, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan rekomendasi bahwa masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (material pijar).
Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump Sebut Penyatuan Irlandia Hal Natural, Abaikan Respons Dingin PM Inggris
-
Shin Tae-yong Tegaskan Persija Akan Bidik "Hattrick" Kemenangan Lawan Java United Sabtu Sore Ini
-
Kabar Baik untuk Pelajar Bukittinggi, Pemkot Luncurkan Angkutan Sekolah Gratis.
-
DLH Kota Tangerang: CFD Kembali Hadir di 13 Kecamatan Akhir Pekan Ini
-
Guru SMA Negeri 1 Pinogu Minta Tunjangan Transportasi dari Pemprov Gorontalo.
-
Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia Edisi ke-30 Resmi Dibuka
-
Joumpa Kini Bisa Dipesan di wondr by BNI, Perjalanan Nasabah Jadi Lebih Praktis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.