Kemenkes Ingatkan Korban Banjir dan Tanah Longsor Pesisir Selatan Butuh Air Bersih
Jumat, 22 Mar 2024, 00:06 WIBPadang - Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat masih membutuhkan bantuan air bersih.
"Saat ini ketersediaan air bersih di lokasi bencana sangat minim sekali," kata Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Sumarjaya melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Kamis.
Selain ketersediaan air bersih yang masih tergolong minim, Sumarjaya mengatakan banyaknya bangkai ternak warga yang berserakan di pemukiman warga juga menjadi persoalan.
Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes mengkhawatirkan kedua persoalan tersebut menjadi ancaman munculnya berbagai penyakit. Oleh karena itu pihaknya mengimbau semua pihak terutama pemerintah daerah sigap mengatasi masalah itu.
"Kurangnya ketersediaan air bersih serta tercemarnya sumber air, berpotensi menimbulkan penyakit seperti diare, kolera maupun penyakit kulit," ujarnya.
Saat ini pemerintah dan pihak terkait terus mengupayakan penguatan promotif preventif serta surveilans terhadap kewaspadaan dini penyakit pascabanjir.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Lila Yanwar mengatakan selain penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan, pemerintah setempat sedang mengupayakan penyediaan air bersih untuk keperluan masyarakat di lokasi terdampak bencana.
"Kita butuh tempat penampungan air berkapasitas 200 liter. Kita juga perlu air mineral baik dalam kemasan galon maupun botol," ujar Lila.
Ia menjelaskan ketersediaan air bersih berkaitan erat dengan bangkai hewan yang masih berserakan dimana-mana. Berdasarkan data yang dilaporkan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan ditemukan sekitar 5.000 ternak mati di wilayah Lengayang dan Kambang.
Apabila tidak segera ditangani maka bangkai-bangkai hewan tersebut akan mempengaruhi kualitas air serta menimbulkan bau busuk, dan berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Terakhir, selain penyediaan air bersih masyarakat juga membutuhkan pakaian dalam untuk dewasa maupun anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki. Selanjutnya kebutuhan makanan hingga peralatan masak seperti kompor, tabung gas dan lainnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Baznas Salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga di Trenggalek
-
Pemkot Gelar Gebyar Bandung Utama demi Dekatkan Layanan Publik kepada Warga
-
Warga Banyumas Mengeluh karena Harga-harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik
-
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 734 Orang, 2.498 Masih Hilang Usai Gletser Runtuh
-
Bantuan Air Bersih untuk Daerah Terdampak Kekeringan
-
2 Bulan Antrean Berular di SPBU, Pertamina Sulawesi Bongkar Biang Kerok dan Gandeng Satgas
-
Bengkulu Kejar Program Imunisasi Sekolah, Targetkan Ribuan Pelajar Dapat Perlindungan Penuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.