Gerak Cepat, BPBD Kuningan Tuntaskan Penanganan Banjir dan Longsor di 34 Desa
Rabu, 13 Mar 2024, 22:07 WIBKuningan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten KuninganJawa Baratmenuntaskan penanganan peristiwa banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 34 desa di 15 kecamatan di daerah itu selama awal Maret 2024.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu di KuninganRabumengatakan, upaya penanganan yang dilakukan berupa pembersihan lumpur bekas banjir di rumah warga serta menyingkirkan material longsor pada beberapa titik.
"Sehubungan telah terjadi beberapa bencana pada tanggal 5-6 Maret 2024, kami melakukan penanganan terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang berdampak terhadap fasilitas umum serta permukiman warga," katanya.
Ia menjelaskan, khusus bencana banjir, dari hasil asesmen petugas di lapangan menunjukkan kalau air yang merendam 618 rumah di sejumlah desa itu sudah surut sejak beberapa hari lalu.
Menurut dia, petugas gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri, dan relawan ikut membantu 2.302 warga yang terdampak banjir, dengan membersihkan lingkungan sekitar serta berupaya mengurangi risiko kerusakan akibat bencana tersebut.
Selain rumah warga, Indra menyebutkan, bencana banjir pun sempat merendam areal persawahan seluas 114,8 hektare milik petani yang tersebar di sejumlah desa.
"Banjir telah surut, dan kami berhasil menyelesaikan pembersihan lingkungan dampak banjir. Kami merekomendasikan kepada instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut pasca-banjir," katanya.
Ia juga menyebutkan pada peristiwa tanah longsor, petugas gabungan mengerahkan sejumlah alat berat untuk memindahkan material tanah yang sempat memutus akses jalan warga di beberapa desa.
Sebagai contoh, katanya, pembersihan akses jalan penghubung di Desa Giriwaringin, progresnya sudah 100 persen untuk titik longsoran pertama. Sehingga dalam waktu dekat jalur itu sudah bisa dilalui kembali oleh masyarakat setempat.
"Sedangkan untuk akses jalan Desa Mekarsari masih dalam pengerjaan menggunakan dua unit alat beratdan dua unit truk untuk membuang material longsoran,progresnya 70 persen," katanya.
Indra memastikan selain penanganan, BPBD Kabupaten Kuningan selalu mengedepankan langkah mitigasi dengan mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana.
Dia juga menambahkan bahwa data asesmen yang dikumpulkan, nantinya diserahkan kepada otoritas berwenang untuk menyiapkan kebijakan dalam menghadapi peristiwa banjir serta longsor.
"BPBD Kabupaten Kuningan meneruskan informasi peringatan ini kepada pihak terkait dan masyarakat," katanya.
- Banjir
- Longsor
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
- Kuningan
- BPBD
- Tuntaskan
- Penanganan
- Gerak Cepat
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Joshua Zirkzee Jadi Penentu Kemenangan Belanda atas Serbia
-
Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Aturan Finansial Premier League
-
Stasiun KA Duri, 12 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Eskalator
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cengkareng: Tukang Becak Motor Tabrak Pemotor, Dilarikan ke Puskesmas Tapi Tewas!
-
50 Tahun Tragedi Thammasat, Aktivis Muda Tailan Masih Hadapi Ancaman Penjara dan Pengasingan
-
Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Dicopot dari Menteri HAM
-
WALHI Jabar Apresiasi Keterbukaan EIGER Nature dalam Pengelolaan Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.