BMKG Ingatkan Nelayan Waspada Gelombang Setinggi 4 Meter di Banten
Minggu, 03 Mar 2024, 20:46 WIBSERANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk nelayan agar waspada tinggi gelombang mencapai empat meter di perairan Banten, guna menghindari kecelakaan laut pada 3-4 Maret 2024.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang Tatang Rusmana di Serang, Minggu, mengatakan peringatan kewaspadaan terhadap pelaku pelayaran seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal kargo, kapal feri, dan kapal pesiar, yang melintasi perairan Banten itu antara lain di selatan Banten, Samudera Hindia, dan Selat Sunda bagian Selatan.
Hal itu, kata dia, tinggi gelombang di perairan itu berkisar 2,5 sampai 4,0 meter dengan tiupan angin bergerak dari barat laut hingga barat berkecepatan 0,5 - 25 kilometer per jam.
Sementara itupenyeberangan Merak (Banten) dan Bakauheni (Lampung), kata dia, relatif aman dan normalkarena tinggi gelombang di perairan Selat Sunda bagian utara mencapai 1,25 meter (sedang).
BMKG juga mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir di tujuh daerah di Bantenyakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang.
Cuaca ekstrem itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologiantara lain banjir, longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung, dan gelombang tinggi. Karena ituBMKG minta masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan jika terjadi cuaca buruk tersebut.
Sedangkan Kota Serang,menurutnya, relatif aman dari ancaman cuaca ekstrem tersebut.
Selanjutnyapada pagi dan siang hari cuaca Banten dan sekitarnya berpotensi cerah berawan-hujan intensitas ringan dengan suhu udara rata-rata 23-32 derajat Celcius dan tingkat kelembapan udara 60-95 persen.
Sementara ituKepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agust Riza Faesal mengatakan para nelayan tradisional di perairan Banten, khususnya pesisir Selatan Banten dan Samudera Hindia, agar waspada gelombang tinggi hingga 4,0 meter agar tidak menimbulkan kecelakaan laut.
"Kami sudah menyampaikan peringatan kewaspadaan bagi nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan itu," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Jadwal Asian Games 2026: Panahan Berpeluang Tambah Medali bagi Kontingen Merah Putih
-
Indonesia Jadi Incaran Investasi Data Center, ESI Ingatkan Soal Listrik dan Energi Bersih
-
Kesiapsiagaan Bencana Jadi Kunci Lindungi Kelompok Rentan
-
Sekardiu Menjadi Ikon Budaya NTB dalam Pameran MotoGP 2026
-
PT PP Properti Tbk (PPRO) Meraih Penghargaan Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media
-
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta
-
Pembebasan Bersyaratnya Dicabut, Indra Kenz Dijebloskan ke Lapas Tangerang
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.