Bantul Upayakan Pekerjaan Infrastruktur 2024 di Pertengahan Maret
Rabu, 17 Jan 2024, 17:06 WIBBANTUL - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengupayakan pekerjaan pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2024 dapat dimulai pertengahan Maret 2024.
Kepala Dinas PUPKP Bantul Aris Suhariyanto di Bantul, Rabu, mengatakan untuk pekerjaan infrastruktur pada tahun 2024, pihaknya sudah memetakan, dan sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bahwa tahapan lelang pembangunan dijadwalkan pada pertengahan Februari 2024.
"Ada beberapa proyek infrastruktur baik pembangunan jalan, irigasi dan perbaikan perbaikan jalan yang rusak. Itu nanti kita mulai lelang pada 16 Februari, jadi paling tidak di pertengahan Maret pekerjaan sudah bisa start," katanya.
Pihaknya tidak merinci pekerjaan infrastruktur pada 2024, namun salah satu pekerjaan yang besar adalah pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Dingkikan, Kelurahan Argodadi, Sedayu yang berada di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul.
"Yang besar pembangunan kita di 2024 termasuk TPST Dingkikan, ini sudah siap tayang tinggal kita laksanakan, karena meski kemarin ada masyarakat menolak dan keberatan, tetapi ternyata setelah dijelaskan Pak Bupati semua bisa menerima," katanya.
Bahkan, kata dia, masyarakat yang berada di sekitar lokasi TPST Dingkikan justru menginginkan pembangunan segera direalisasikan, karena dari pemerintah juga akan membangun infrastruktur pendukung yang nantinya berdampak positif bagi pembangunan perekonomian masyarakat.
"Karena kalau kita ingat seperti ketika pembangunan limbah di Bambanglipuro itu juga banyak yang menolak, tetapi kita sosialisasi dan di situ ada infrastruktur pendukung, sehingga pembangunan di wilayah sekitar juga terbangun dengan baik," katanya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan instansi terkait akan mendata kebutuhan infrastruktur perdesaan di sekitar TPST yang akan dibangun pada tahun anggaran 2024, termasuk peningkatan akses jalan di sekitar lokasi.
"Kita data infrastruktur perdesaan, jalan jalan, aspal maupun conblok itu akan kita perbaiki, termasuk pemasangan lampu lampu penerangan jalan, kemudian sarana publik di sana juga kita perbaiki, misalnya ada sekolah TK (taman kanak-kanak) juga kita perbaiki," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok
-
Review Google Pixel 11: Standar Baru Ponsel Flagship dengan Kamera 5x, AI Proaktif, dan Baterai 54 Jam - Penantang Serius Galaxy S26
-
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tuai Sorotan, Buruh Desak Kepentingannya Diakomodasi
-
Bandara Husein Sastranegara Sambut Lonjakan Wisatawan, Siapkan Ruang UMKM Tangkap Peluang Ekonomi
-
Borong 6 Medali Sekaligus, Unhas Sabet Gelar Juara Umum KKMN ke-14
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
-
Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Percepat Normalisasi Sungai dan Saluran Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.