ASDP Kumpulkan Ratusan Kg Sampah Plastik pada 2023
Kamis, 11 Jan 2024, 09:31 WIBJAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen mendukung gerakan reduksi emisi karbon demi menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah. Gerakan tersebut diterapkan mulai di pelabuhan, kapal penyeberangan, hingga lingkungan sekitarnya.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP konsisten mereduksi jejak karbon melalui keberlanjutan penggunaan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mengurangi sampah plastik.
"Selama 2023, ASDP berhasil mengumpulkan lebih dari 830 kg sampah botol plastik melalui Program Save Our Ocean. Program ini diterapkan melalui Reverse Vending Machine yang merupakan hasil kolaborasi dengan PlasticPay. Program Save Our Ocean merupakan upaya nyata perusahaan dalam mengurangi dampak sampah plastik dari masyarakat yang seringkali mencemari laut," kata Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/1) .
Dia menambahkan dengan konsumsi sampah plastik sehari-hari yang terus meningkat, langkah ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 12, 13, dan 14 yang berkaitan dengan Lingkungan dan Penggunaan Plastik.
ASDP, lanjutnya, konsisten dalam mendukung penanganan sampah. Permasalahan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan instansi terkait saja, melainkan seluruh lapisan, termasuk masyarakat yang dituntut untuk berperan aktif serta berkontribusi dalam menangani permasalahan sampah.
Dalam program Save Our Ocean itu, lebih dari 350 orang turut berpartisipasi aktif dalam pengumpulan sampah 44.746 pcs botol plastik dengan total berat 836 kg. Melalui inisiatif ini, ASDP berhasil mereduksi emisi CO2 sekitar lebih dari 3 ton selama 2023.
Adapun RVM berlokasi di Kantor Pusat ASDP di Jakarta dan di Pelabuhan Merak, Banten, bekerja sama dengan PlastikPay, telah menjadi sarana efektif dalam menggalang dukungan untuk gerakan peduli lingkungan. Upaya ini tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah plastik demi masa depan yang berkelanjutan.
Pelestarian Lingkungan
Shelvy menambahkan ASDP juga telah menjalankan berbagai upaya konsisten untuk menjaga pelestarian lingkungan sepanjang 2023. "Pada Agustus tahun lalu, ASDP secara serentak menanam 4.050 bibit pohon di seluruh cabang, tentu tujuannya agar lingkungan sekitar operasional menjadi lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, menyerap polusi udara, serta membantu mencapai target emisi nol pada 2060 dan menjawab isu dekarbonisasi," ujar Shelvy.
Selain itu, ASDP juga turut serta dalam penanaman 1.000 bibit mangrove setara dengan 58 ton CO2 atau setara dengan 8 tahun masa hidup, bersama Jejakin, menunjukkan kontribusi nyata untuk masa depan yang lebih hijau. Dalam hal ini, Jejakin menyediakan platform bagi ASDP untuk menghitung total emisi karbon yang telah diserap melalui penanaman mangrove yang dilakukan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Mendiktisaintek Minta Kampus Tak Cuma Kejar Publikasi, Riset Harus Punya Dampak
-
El Nino Makin Intensif hingga Puncak Desember
-
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Rampung November
-
Global Minimum Tax Masuk Arena Investasi, ESDM Pasang Target Investor
-
Progres 79 Persen, Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Bogor Dikebut
-
Pertanian Luwu Mau Naik Kelas, Pemkab Gandeng Swasta dan Kampus untuk Pengembangannya
-
Pembangunan Waduk Bango di Cilandak, Pondok Labu, Telan Biaya Rp63,87 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.