Keren, Mahasiswa UNY Pamerkan Ratusan Teknologi Pembelajaran Interaktif
Minggu, 07 Jan 2024, 04:22 WIBYogyakarta - Keren, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memamerkan lebih dari 250 karya teknologi pembelajaran interaktif di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Salah seorang mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Pendidikan UNY Anandika Marsa Jordan di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan pameran yang berlangsung 5 sampai dengan 7 Januari 2024 itu menyajikan beragam sarana pembelajaran berwujud permainan, mini studio, hingga mini teather.
"Pameran ini bukan sekadar menyajikan karya, tetapi sebagai wujud nyata mengenai pembelajaran yang dapat terjadi di mana saja dan kapan saja tanpa batas," ujar dia.
Untuk mewujudkan belajar tanpa batas, menurut Anandika, pameran yang mengusung tema "Envisioning Utopia: Learning Beyond Boundaries" itu juga menyuguhkan berbagai lokakarya seperti membatik, membuat manik-manik serta origami yang dapat diakses pengunjung.
Dalam kegiatan bertajuk pamerangredupediaitu, ratusan teknologi pembelajaran interaktif karya mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan UNY dapat diakses pengunjung secara bebas mulai dari alat permainan edukatif, permainan digital, multimedia pembelajaran interaktif, hinggaaugmented reality.
"Ada juga mini studio dimana pengunjung dapat merasakan sensasi menjadi presenter secara langsung dengan penayangan video yang dapat diatur secara bebas," kata dia.
Tidak terbatas untuk pelajar saja, pamerangredupediajuga menyuguhkan karya artistik yang ditampilkan berupa fotografi, desain grafis, naskah produksi, modul serta mini studio yang menayangkan video pembelajaran, iklan layanan masyarakat serta film pendek.
Dosen pendamping pameran, Deni Hardianto menyebutkan bahwa pameran karya-karya mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan UNY itu digagas untuk meningkatkan kualitas belajar di Indonesia.
Menurut dia, belajar tidak selayaknya menjadi sebuah kegiatan yang dianggap menyebalkan sehingga teknologi pendidikan perlu memberikan terobosan mengenai paradigma pendidikan yang masih terbatas.
"Menerawang dunia khayalan dan mimpi dari wujud pendidikan di masa depan. Mahasiswa semester 7 mulai memproduksi karya dari awal perkuliahan hingga dapat dipertontonkan di hadapan seluruh masyarakat," kata dia.
Selain kepada siswa, menurut Deni, pameran itu juga menyasar para praktisi pendidikan yang dapat menjadikan karya pameran itu sebagai bahan ajar yang berguna dalam pendidikan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Selamat HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Ketua Dewan DIY Ingatkan 5 Program Prioritas
-
Kemarau Mencapai Puncak, Warga Sulut Diminta Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar.
-
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo karena Alasan Ini
-
Midea Celest Inverter AC Berteknologi AI dengan Fitur Pendinginan Cepat dan Pembersihan Otomatis
-
Qatar Sodorkan Ide Baru ke AS demi Buka Blokade Selat Hormuz
-
Bantuan Beras Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat Berpendapatan Rendah
-
Asus dan Agres.id Hadirkan Destinasi Teknologi Terpadu di Dramaga, Bogor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.