Penerapan Industri Hijau Pacu Daya Saing
Sabtu, 02 Des 2023, 08:31 WIBJAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penerapan industri hijau karena trennya makin meningkat. Implementasi industri hijau menunjukkan industri nasional makin berdaya saing.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, guna lebih memacu performa industri manufaktur nasional, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pentingnya menjaga sektor industri untuk tetap berpegang pada prinsip industri hijau yang berfokus pada efisiensi dan efektivitas sumber daya, fungsi lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Konsistensi dengan prinsip-prinsip ini tidak hanya akan memajukan sektor industri, tetapi juga bisa menjamin kesehatan lingkungan dan kesejahteraan sosial untuk generasi mendatang," ujarnya di Jakarta, Jumat (1/12).
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor industri pengolahan tumbuh 5,20 persen secara tahunan (yoy) pada triwulan III-2023, yang melampaui pertumbuhan ekonomi sebesar 4,94 persen pada periode sama. Artinya, sektor manufaktur di tanah air masih bergeliat di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.
Menperin tegaskan kebijakan pengembangan industri saat ini sudah berada pada jalur yang benar atau on the right track. Termasuk dalam hal mendorong industri hijau.
Dalam upaya mewujudkan sasaran tersebut, Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) melalui salah satu unit kerjanya, yakni Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri (BBSPJPPI) Semarang melaksanakan kegiatan Business Gathering dengan tema Kolaborasi BBSPJPPI dan Industri untuk Mewujudkan Komunitas Industri Hijau di Semarang, Jumat (1/12).
Kepala BSKJI Kemenperin, Andi Rizaldi menyampaikan pentingnya upaya mendorong tumbuhnya komunitas industri hijau. Upaya tersebut, menurut Andi, harus selaras dengan dinamika pasar yang semakin terbuka, kompetitif seiring perkembangan teknologi, dan peduli akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
"Untuk itu, perlu adanya kolaborasi antar pemerintah, industri, dan instansi pendidikan dalam percepatan implementasi konsep industri hijau," ungkapnya.
Andi berharap BBSPJPPI Semarang sebagai salah satu unit kerja di lingkungan BSKJI, dapat memberikan kontribusi nyata yang sejalan dengan program-program Kemenperin dengan tetap mengedepankan pelayanan yang inovatif, profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga dunia industri mendapat pelayanan yang prima dan berintegritas.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Dari Kampung Sampai Pasar Dunia, Sulaman Kapalo Samek Padang Pariaman Disulap Jadi Produk Mewah
-
Dua Warganya Tewas Ditembak KKB di Papua, Gubernur NTT Geram: Kalian Sangat Biadab!
-
4,45 Juta IKM Wajib Hijau Kalau Mau Tembus Rantai Pasok Global & Akses Pembiayaan
-
Pemkab Mimika Sediakan Tempat Parkir TJU untuk Warga
-
Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar 2,5 Triliun Rupiah atau Lupakan Enzo Fernandez
-
Shell Resmikan Pabrik Gemuk di Marunda, Perkuat Rantai Pasok Pelumas Dalam Negeri
-
Kunjungi PT Bogor Sari Nutrisi, Kemenperin Apresiasi Pengembangan IKM Binaan Yayasan Astra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.