Prasarana Digital Minim Hambat Kemajuan Ekonomi
Rabu, 15 Nov 2023, 10:56 WIBJAKARTA - Minimnya pengembangan infrastruktur digital RI membuat Indonesia sulit menjadi negara maju. Di Asean, infrastruktur digital RI masih kalah dari Laos, hanya unggul di atas Myanmar dan Kamboja. Namun, tidak bisa dibandingkan dengan Singapura, Thailand dan Vietnam dan Brunei.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan komitmen pemerataan pembangunan infrastruktur digital harus terus berjalan. Meski masih ada berbagai upaya yang dapat dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menunjang kebutuhan anak-anak sekolah.
"Ketidaksetaraan digital di Indonesia harus diatasi dengan memastikan akses internet yang merata di seluruh wilayah, terutama di daerah timur dan pelosok desa," ujar Puan dikutip dari laman resmi DPR RI, Selasa (14/11).
Puan juga menekankan keselarasan antara tujuan pendidikan yang berkualitas dengan kondisi infrastruktur dan teknologi di lapangan perlu mendapatkan perhatian antar-lintas instansi dan lembaga.
"Pemerintah Pusat melalui kementerian/ lembaga terkait didukung oleh DPR, pemerintah daerah, sektor swasta dan lembaga masyarakat perlu bersinergi untuk menanggulangi ketidaksetaraan ini. Karena pendidikan yang merata adalah pondasi bagi tumbuhnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas," tegasnya.
Tindakan Konkret
Untuk itu, tandasnya, pemerintah diharapkan dapat segera mengambil tindakan konkret dalam meningkatkan infrastruktur internet di wilayah-wilayah terpencil. Menurut Puan, hal ini untuk memastikan setiap siswa memiliki kesempatan setara untuk mengikuti ujian dan mendapatkan pendidikan yang layak.
"Dengan adanya keselarasan tersebut, asesmen ini akan menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang akan meningkatkan hasil belajar murid di Indonesia," ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Okupansi Hotel Anjlok Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Serang Siapkan Festival untuk Bangkitkan Wisata
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
-
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada
-
Aksi Hari Tani Nasional di DPR, Massa Bawa Sayur dan Hasil Kebun
-
Dinas SDA: Banjir Rob Intai Jakarta Utara pada 13-14 dan 25-31 Oktober
-
DPR Minta Pemerintah Tetapkan KLB Karhutla, Paparan Asap Sudah Parah
-
Sentimen Global Masih Dominan - 24 September 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.