Dampak El Nino, Pemkab Purwakarta Masih Distribusikan Air Bersih ke Daerah Kekeringan
Senin, 02 Okt 2023, 00:16 WIBPurwakarta - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, masih melakukan pendistribusian air bersih ke puluhan titik yang dilanda kekeringan pada musim kemarau panjang sebagai dampak dari fenomena El Nino.
"Kami masih terus mendistribusikan air secara terus-menerus ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan itu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) PurwakartaNorman Nugraha di Purwakarta, Minggu.
Hingga saat ini, pihaknya telah menerima laporan terkait dengan adanya warga yang mengalami kekurangan air bersih.
Sesuai dengan data yang masuk, krisis air bersih di wilayah Purwakarta sudah terjadi di 27 titik yang tersebar di 17 kecamatan.
Berdasarkan hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, tercatat ada 16 di antara 192 desa/kelurahan yang masuk kategori rawan bencana kekeringan kategori tinggi.
"Dari laporan yang masuk, ada 27 titik yang terdampak kekeringan di antaranya beberapa wilayah di Kecamatan Tegalwaru, Pasawahan dan wilayah perkotaan Purwakarta," kata Norman
Untuk penanganan kekeringan bencana kekeringan, katanya, Pemkab Purwakarta terus mendistribusikan air bersih.
Dalam hal ini, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi, termasuk bekerja sama dengan pihak penyedia jasa air bersih.
Dalam melakukan penanganan jangka pendek, Pemkab Purwakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp250 juta.
Dia mengatakan anggaran tersebut digunakan membeli air ke penyedia untuk selanjutnya didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan air bersih.
Ia berharap, solusi jangka pendek berupa bantuan air bersih ini bisa membantu meringankan kesulitan warga yang terdampak, terutama untuk menutup kebutuhan sehari-hari, seperti untuk memasak, minum, dan mencuci.
"Jadi, warga tak perlu khawatir kekurangan air bersih saat kemarau ini. Kami siap membantu, mendistribusikan air bersih," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ilmuwan Perkirakan El Niño Dahsyat akan Menyebabkan 450.000 Kematian dalam Enam Bulan ke Depan
-
KPK Dalami Mekanisme Pemeriksaan Pajak di KPP Madya Banjarmasin, ASN DJP Diperiksa.
-
Ibas Ajak Generasi Muda Kritis di Era AI, Jangan Serahkan Pikiran pada Algoritma.
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
Bantuan Air Bersih untuk Daerah Terdampak Kekeringan
-
Kuliner Khas Madura: Nasi Serpang Bangkalan, Apa Bedanya dengan Nasi Campur?
-
KPK Duga Anggota DPRD Jateng Jadi Perantara Pemerasan Bupati Pemalang.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.