Gerak Cepat, BNPB Salurkan Bantuan Operasional Penanganan Karhutla di Sumsel
Rabu, 13 Sep 2023, 00:04 WIBPalembang - Gerak cepat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan dana dan peralatan operasional untuk penanganan karhutla di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Palembang, Selasa, mengatakan bantuan tersebut, meliputi dana siap pakai (DSP) sebesar Rp4,5 miliar dan bantuan alat operasional tambahan di antaranya pompa jinjing,nozel, perlengkapan alat pelindung diri (APD), pompa induk, pompa sedang, selang,flexible tank, tenda posko,velbed, pompa apung, serta alat komunikasi.
Ia menjelaskan penambahan anggaran tersebut bertujuan untuk mempercepat penanganan karhutla di Sumsel sebagai salah satu provinsi prioritas rawan karhutla di Indonesia.
BNBP juga akan memindahkan penggunaan dua helikopter pengebom air dari Provinsi Riau dan Kalimantan Barat untuk membantu proses pemadaman di daerah itu.
"Kemudian, kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG untuk segera melakukan teknik modifikasi cuaca (TMC) untuk wilayah Sumsel," katanya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan total luaslahan gambut di wilayah itu mencapai 1,2 hektare dan sekitar 600 hektare lahan itu berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
"Kabupaten lain Musi Banyuasin dan Banyuasin juga ada lahan gambut, akan tetapi kejadian itu masih terbilang sedikit karhutla karena banyak di sana itu lahan terkelola, sedangkan di OKI ini kebanyakan yang terbakar lahan terbengkalai," katanya.
Selain itu, saat ini Sumsel belum menaikkan status kedaruratan, sebab angka indeks standar pencemar udara (ISPU) masih fluktuatif.
Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hingga 2 September 2023, jumlah titik panas di wilayah Sumsel sebanyak 83 titik, sedangkan luaskarhutla pada periode 1 Januari-31 Juli 2023 seluas 1.178,50 hektare.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
BNPB: 209,78 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan dan Sumatra Masih Proses Pemadaman
-
Truk dan Bus Tak Bisa Sembarangan Antre Mengisi BBM, Macet di Makassar Mulai Terurai
-
Stabilkan Harga, Bapanas dan Kementerian Pertanian Fasilitasi Distribusi Cabai
-
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dorong Literasi 3S untuk Siapkan Generasi Emas 2045.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.