- Home
-
- Luar Negeri
-
- Israel Akan Membangun Jalu...
Israel Akan Membangun Jalur Kereta ke Arab Saudi dengan Nilai Rp407,5 Triliun
Selasa, 01 Agu 2023, 01:17 WIBJAKARTA - Israelakan membangun jalur kereta senilai 27 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau setara 407,5 triliun rupiah ke Arab Saudi.
Jaringan kereta cepat tersebut direncanakan dimulai di Kota Tel Aviv menuju kota di Saudi sehingga perjalanan bisa ditempuh melalui jalur darat.
Pengumuman tersebut disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu usai kunjungan diplomat senior AS, di Israel, pekan lalu.
Kunjungan diplomat top AS itu untuk menjajaki kembali kemungkinan normalisasi antara Israel dan Saudi ke depannya.
Netanyahu disebut-sebut berusaha mengabaikan fakta tentang gelombang protes di Israel yang menolak reformasi Undang-undang Peradilan.
Netanyahu justru mempromosikan rencana pembangunan dalam program "Satu Proyek Israel".
Ia menyampaikan proyek itu adalah jaringan transportasi darat yang mampu menghubungkan sejumlah negara penting di wilayah Timur Tengah, termasuk ke Saudi.
Pemerintah sebelumnya pernah menyetujui inisiatif proyek miliaran Shekel untuk jaringan transportasi darat, namun sepi sambutan positif.
"Saya ingin menambahkan di masa depan kami bakal bisa mengangkut kargo menggunakan kereta dari Eilat ke Mediterania, sekaligus bisa menghubungkan Israel ke Arab Saudi dan Semenanjung Arab," ujar Netanyahu dalam siaran televisi Israel, seperti dikutip dari Reuters.
Menteri keuangan Israel menyatakan pemerintah menargetkan proyek jalur kereta cepat ini dapat rampung dalam sepuluh tahun ke depan.
Rencana proyek besar ini disampaikan di tengah warga Israel menggelar unjuk rasa di Tel Aviv pada Sabtu dalam 30 pekan berturut-turut. Ini pertama kali terjadi sejak amandemen undang-undang yudisial yang diusulkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Ratusan ribu warga Israel berunjuk rasa di puluhan titik di seluruh negeri, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, Haifa, Birussebi, Herzliya dan Rehoyot.
Pemimpin demonstrasi Shikhma Bressler menyeru agar perlawanan diperbesar setelah pemerintah mengajukan amandemen undang-undang yudisial itu ke parlemen.
Pengunjuk rasa memblokir jalan raya dekat persimpangan Karkur di Israel utara, sementara sejumlah pemimpin oposisi turut serta dalam unjuk rasa di berbagai wilayah Israel.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Arab Saudi Alihkan Sejumlah Baterai Pertahanan Udara Guna Lindungi Istana Kerajaan
-
Bedah Rumah 2026 Capai 46,72 Persen, Seberapa Banyak Rumah yang Sudah Diperbaiki?
-
Ada Asap Kiriman di Sultra, BMKG Ungkap Langkah yang Perlu Dilakukan Warga
-
Baru Muncul, Syahrini Sudah Bikin Heboh Lagi, Gandeng Adrian Khalif dan NPD di Panggung Pestapora 2026
-
Bukan Sekadar Siaga, Peneliti Ungkap Kenapa Kesiapsiagaan Bencana Harus Jadi Budaya
-
Bola Voli Pantai Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Tantang Jepang di Laga Semifinal
-
Polisi Naikkan Kasus Dugaan Pelecehan Siswi di Tangsel ke Penyidikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.