Literasi Keuangan Pelaku UMKM di Daerah Perbatasan Dibutuhkan
Selasa, 06 Jun 2023, 16:04 WIBJAKARTA - Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM) di daerah perbatasan sebagai mesin penggerak perekonomian nasional sangat strategi dan dibutuhkan. Untuk itu, diperlukan literasi keuangan bagi para pelaku usaha di semua kawasan perbatasan Negara Kesatuan Republika Indonesia (NKRI)
"Maka diperlukan Pemberdayaan pelaku UMKM daerah khususnya perbatasan NKRI," kata Direktur Inovasi Bisnis dan Pengembangan Ekonomi Lokal OVOI Indonesia, Edhy Surbakti dalam FGD melalui virtual, Selasa (6/6).
Dia menambahkan, mengingat pentingnya peran UMKM sebagai engine perekonomian nasional. Maka diperlukan Pemberdayaan pelaku UMKM daerah khususnya perbatasan NKRI. Tujuan utama OVOI Indonesia sendiri,lanjut dia, adalah membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjadi bagian dari ekosistem digital global.
"Tentunya perlu peningkatan kualitas SDM pelaku UMKM. Tahap pertama yang akan dilakukan melalui Program Literasi Keuangan UMKM didukung komunitas dan lembaga lainnya," kata Edhy.
Sejumlah nara sumber laun yang tampil dalam acara Sharing Disscussion dengan pelaku bisnis dan pakar bisnis/ keuangan tersebut antara lain Rahtika Diana dari Founder Beyond Borders Indonesia, Andi A.Rahman yang merupakan Ketua HIPMI Maluku Tenggara dan Fajar Muharam Founder Beyond Education Indonesia) & Made Handijaya dari Phd Cand. Griffith University), dan Budi Nugraha yang merupakan Pakar media.
Dalam pada itu, Rahtika Diana, yang merupakan Founder Beyond Borders menambahkan kegiatan ini sebetulnya merupakan event yang selama ini sudah dirintis oleh Beyond Borders Indonesia di beberapa daerah perbatasan seperti Atambua NTT dan Kepulauan Kei Maluku.
"Aktivitasnya pun, tidak hanya literasi keuangan, tapi juga meliputi pemberdayaan potensi ekonomi daerah dan literasi teknologi terutama internet. Dalam waktu dekat, hasil FGD ini akan direalisakan dalam beberapa program di perbatasan," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Pemerintah Salurkan 1.070,5 Ton Bantuan Pangan, DKP Rejang Lebong Ketat Mengawasi
-
Swiatek Tampil Meyakinkan, Wang Xiyu Disingkirkan di Babak Pertama US Open
-
Status Siaga Masih Berlaku, Kemenhub Minta Seluruh Kapal Jaga Jarak Radius 3 Km dari Gunung Anak Krakatau
-
13 Hektare Lahan di Aceh Barat Hangus, Asap Tebal Mulai Racuni Pernapasan Warga
-
Inggris Tetap Teguh Usai Argentina Siap Bela Falkland Habis-habisan
-
40 Penyandang Tunanetra Berlomba di MTQ Nasional
-
Hasil CKG di Kota Tangerang: Dislipidemia Dominasi Masalah Kesehatan Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.