Kendalikan Inflasi, Mendagri Tekankan Daerah Waspadai Terjadinya El Nino
Senin, 22 Mei 2023, 14:58 WIBDalam rangka pengendalian inflasi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan kepada pemerintah daerah (Pemda) agar mewaspadai terjadinya fenomena El Nino. Sebagaimana dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah yang memicu terjadinya kekeringan di wilayah Indonesia.
Mendagri menjelaskan, berdasarkan prediksi dari sejumlah lembaga, diketahui di Indonesia bakal mengalami fenomena El Nino. Fenomena tersebut ditengarai dapat menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah yang bakal berdampak pada berkurangnya sumber air bersih bagi masyarakat.
Apalagi berdasarkan informasi yang diulas sejumlah media, saat ini di Malaysia tengah dilanda panic buying air mineral oleh masyarakat. Kondisi tersebut diduga dipicu oleh mulai menurunnya jumlah air di bendungan sungai setempat. Hal tersebut berdampak kepada masyarakat yang berbondong-bondong membeli air mineral.
"Kalau sudah air mineral sebagai salah satu kebutuhan dasar, itu kalau terjadi panic buying, maka otomatis berlaku hukum market demand tinggi harga akan naik. Harga naik, mahal air mineral, air mineral ini akan berakibat kepada produk-produk itu menjadi mahal juga yang menggunakan air mineral, misalnya restoran akan menaikkan harganya," kata Mendagri pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (22/5).
Kenaikan harga tersebut secara tidak langsung akan memicu terjadinya kenaikan angka inflasi. Karena itulah, Mendagri meminta daerah untuk mewaspadai terjadinya fenomena El Nino. Daerah-daerah tersebut khususnya yang berada di wilayah Sumatera bagian timur seperti Riau, Jambi, dan sekitarnya yang rentan mengalami kebakaran lahan dan hutan.
"Ini yang perlu kita jaga, hati-hati. Semua memang sudah tahu, BNPB, TNI/Polri dan Pemda-Pemda setempat saya kira sudah menyiapkan dan sudah bekerja, ini yang perlu kita waspadai," terang Mendagri.
Di samping itu, jelas Mendagri, dampak lainnya yakni masalah panen. Lantaranya adanya fenomena El Nino diprediksi kekeringan dapat menghambat proses panen. Karenanya, Mendagri mendorong setiap daerah agar perlu memulai mengidentifikasi dampak yang berpotensi terjadi akibat dari adanya El Nino.
Bila dalam identifikasi tersebut ditemukan sejumlah masalah, diharapkan daerah dapat melakukan langkah intervensi yang melibatkan dinas pertanian dan perdagangan. Di samping itu, daerah juga diminta untuk sigap dalam menyiapkan sejumlah strategi untuk mencukupi kebutuhan pangan di daerah masing-masing.
"Jangan sampai kemudian terjadi panic buying dan kemudian memicu kenaikan inflasi," pungkas Mendagri(IKN/TSR)
Penulis: Tim Redaksi
Berita Terkait:
-
KPK Dalami Mekanisme Pemeriksaan Pajak di KPP Madya Banjarmasin, ASN DJP Diperiksa.
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
Ilmuwan Perkirakan El Niño Dahsyat akan Menyebabkan 450.000 Kematian dalam Enam Bulan ke Depan
-
Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu Punya Dana Cukup Bayar Utang Kereta Cepat
-
Pemkab Mimika Sediakan Tempat Parkir TJU untuk Warga
-
Ibas Ajak Generasi Muda Kritis di Era AI, Jangan Serahkan Pikiran pada Algoritma.
-
Sambut HUT ke-81 TNI AL, Pantai Kenjeran Dibersihkan untuk Dorong Wisata Lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.