Perkuat Kolaborasi, Dubes RI: Kehadiran Presiden Jokowi di KTT G7 Strategis bagi Asean
Sabtu, 20 Mei 2023, 00:07 WIBTokyo - Perkuat kolaborasi. Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di KTT Kelompok Tujuh (G7) ke-49 bernilai strategis tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga negara-negara Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Asean), kataDuta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi.
"Undangan pada KTT G7 ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia dan bagian momentum penting presidensi Indonesia di Asean. Jepang tidak hanya mitra erat Indonesia tetapi juga mitra erat Asean," katanyamelalui pernyataanya di Tokyo, Jumat.
Kedatangan Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo di Bandara Hiroshima pada Jumat (19/5) untuk memenuhi undangan Pemerintah Jepang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 dengan negara-negara mitra atau disebut dengan G7 Outreach Summit 2023.
Turut menyambut di Bandara Hiroshima adalah Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Kenji Yamada, Gubernur Prefektur Hiroshima Hidehoki Yuzaki, Wali Kota Hiroshima Kazumi Matsui, Kepala Protokol Negara Jepang Takehiro Shimada, dan Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi.
Presiden Jokowi tiba di Bandara Hiroshima pada pukul 17.45 waktu setempat dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia.
"Selain merayakan 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang, tahun 2023 juga menandai kepemimpinan Indonesia dan Jepang di kawasan. Indonesia adalah Ketua Asean, dan Jepang adalah Ketua G7. Keduanya merupakan organisasi dunia yang kuat dan berpengaruh dalam perpolitikan dan perekonomian dunia," kata Dubes Heri.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu NegaraIrianaJokowi.dalam penerbangan menuju Jepang, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitandan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
Sejumlah isu akan disampaikan Presiden dalam forum KTT G7 ini, termasuk hasil dari KTT ke-42 Asean yang berlangsung di Labuan Bajo pada 10-11 Mei 2023.
Presiden juga akan membahas sejumlah permasalahan global seperti perubahan iklim, pangan, dan energi.
Presiden Joko Widodo memastikan Indonesia ingin berkontribusi pada bidang-bidang tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
JF3 Food Festival 2026 Hadirkan Ribuan Menu Nusantara Selama 45 Hari
-
Tiga Tentara Korsel Terluka Akibat Ledakan di DMZ
-
Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp3,02 Miliar untuk Korban Kapal Virgo Transport 8
-
Penyaluran Jagung SPHP Dipercepat, Peternak Menanti Napas Lega dari Beban Pakan
-
Pariwisata Sepi, Laju Ekonomi Kamboja Terancam Melambat
-
Polri Tegaskan Semangat Pelayanan Publik Lewat "Polri Bersama Masyarakat"
-
Hadir di Central Park Mall, Hydro Flask by Nataroe Luncurkan Koleksi Fall Winter 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.