Pengerjaan Infrastruktur Penunjang Dikebut
Jumat, 28 Apr 2023, 11:41 WIBJAKARTA - Pemerintah mengebut pengerjaan infrastruktur dan fasilitas untuk mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 Asean pada 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo dan Tana Mori, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek tersebut ditargetkan rampung awal Mei.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan semua pekerjaan konstruksi, baik di Labuan Bajo maupun Tana Mori, harus dilakukan dengan metode dan kualitas terbaik. Instruksi tersebut disampaikan saat meninjau pengerjaan infrastruktur penunjang KTT Asean, Rabu (26/4), yang meliputi Jalan Yohanes Sehadun (depan Bandara Komodo), parkir VVIP di Kantor Bupati Manggarai Barat, Puncak Waringin, jalan dan pedestrian Sp. Silvia - Sp. Binongko, Mako Polres Manggarai Barat, promenade di kawasan Marina, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tana Mori salah satu venue KTT Asean 2023.
"Saya minta agar terus dijaga dan ditingkatkan kualitas infrastrukturnya sesuai standar penyelenggaraan acara internasional. Jangan main-main, kualitas pekerjaan harus jadi prioritas nomor satu. Terutama pada infrastruktur jalan, segara tingkatkan kualitas aspalnya," kata Menteri Basuki dikutip dari keterangan resminya, Kamis (27/4).
Selain itu, Menteri Basuki juga menegaskan agar semua pekerjaan dilakukan dengan rapi dan bersih, memperhatikan estetika dan penghijauan di setiap area venue dan koridor jalan akses KTT Asean. Hal ini agar lingkungan menjadi lebih asri dan tidak gersang.
"Setelah pekerjaan konstruksi selesai harus diiringi dengan pembersihan material sisa dan penyemprotan dengan air agar area konstruksi tetap rapi dan bersih. Setiap area, termasuk media jalan dan jalur pedestrian, juga harus ditanami berbagi macam tanaman seperti pohon flamboyan, sakura NTT, kelapa, dan sebagainya." kata Menteri Basuki.
Progres Pekerjaan
Peningkatan fasilitas penunjang di Labuan Bajo - Tana Mori dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT Direktorat Jenderal Bina Marga. Peningkatan fasilitas melalui penataan kawasan dan koridor jalan ini bertujuan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan selama penyelenggaraan KTT Asean berlangsung.
Saat ini, progres pekerjaan peningkatan fasilitas penunjang di Kawasan Labuan Bajo sebesar 73 persen. Sedangkan progres pekerjaan di KEK Tana Mori saat ini mencapai sebesar 94 persen. "Target penyelesaian semua pekerjaan pada awal Mei 2023, sebelum penyelenggaraan KTT Asean berlangsung," ujar Menteri Basuki.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Prabowo Puji Kinerja Pramono, Beda Partai Tetap Bisa Kerja Sama Bangun Jakarta
-
Dive Master Hilang dalam Insiden KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo, 29 Orang Selamat
-
Hingga Hari ke-21, 188 Korban KM Virgo Berhasil Dievakuasi
-
Banjir Ganggu Layanan di Bandara Bangkok, Bagasi Penumpang Menumpuk
-
Feel Good Network Sambut Lengua sebagai Social-First Creative Agency .
-
Hadapi Gempuran AI, IPI Tempa Pustakawan Jadi Dedikatif, Kreatif, Adaptif di Rakernas 2026
-
London Mendadak Gelap Gulita, Ribuan Kantor dan Rumah Lumpuh akibat Mati Lampu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.