- Home
-
- Megapolitan
-
- Bogor Pertahankan Serabi d...
Bogor Pertahankan Serabi dengan Arang
Jumat, 21 Apr 2023, 04:40 WIBBerbagai daerah memiliki kuliner serabi, demikian juga Bogor yang masih mempertahankan cara tradisional memakai arang. Pemilik Kedai Surabi Duren, Faisal, yang akrab dipanggil Mang Uban, menuturkan mulai jarang pelaku usaha menjual serabi duren dengan penyajian tradisional ini.
"Sekarang sudah beralih ke gas, tapi kita masih pakai arang. Ada pengaruh terhadap rasa dan tekstur jadi lebih enak," katanya saat ditemui di kedai, Rabu (19/4). Sebelum pandemi, Mang Uban telah membuka kedai di Denpasar, Yogyakarta, empat titik di Jabodetabek, dan Kabupaten Bogor.
Pascawabah, akhirnya restoran serabi duren yang bertahan hanya di Kabupaten Bogor. Kendati demikian, masih ingin membuka di berbagai daerah. "Modalnya tidak terlalu besar. Sekarang ada tujuh pegawai membuat serabi dan makanan-minuman lainnya," ucapnya.
Selama periode mudik Lebaran kali ini, penjualan serabi justru berkurang. Peningkatan penjualan akan terjadi lagi tepat hari Lebaran dan sesudahnya. Biasanya, serabi terjual 200-250 potong per hari. Ketika momentum liburan seperti Natal dan Tahun Baru atau Idul Fitri, penjualan dipastikan melampaui hari-hari biasanya.
Hingga kini, keuntungan kotor yang diperoleh per bulan bisa mencapai 45-50 juta rupiah. Dia menggunakan bahan-bahan yang masih fresh seperti duren yang betul-betul berkualitas.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Naik Mengikuti Pasar Asia
-
Ekonom: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Jadi Tantangan Terbesar APBN 2027
-
Turki Bakal Teken Kontrak LNG Jangka Panjang dengan AS
-
Kowani Serukan Perempuan Jadi Penjaga Perdamaian dan Nilai Kemanusiaan
-
Data Pelanggan UMKM Rentan Dibobol, Pemerintah Didesak Perkuat Pendampingan
-
Emas Pertama Panahan Indonesia Sepanjang Sejarah Asian Games
-
Indonesia Berharap Tiongkok Dukung Terwujudnya Sentralitas Asean
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.