Kata Striker Arkhan Kaka Soal Karirnya Jika FIFA Sanksi Indonesia
Sabtu, 01 Apr 2023, 12:00 WIBJAKARTA - Striker tim nasional Indonesia U-20 Arkhan Kaka buka suara tentang nasib kariernya di sepak bola jika nantinya Indonesia terkena sanksi dari Federation Internationale de Football Association (FIFA).
Pemain muda tim Persis Solo mengaku belum ada rencana spesifik tentang nasib karier sepak bolanya karena masih menunggu sanksi apa yang akan diberikan FIFA untuk sepak bola Indonesia.
"Untuk saya sendiri saya belum tahu bagaimana ke depannya. Kita kan juga belum tahu sanksinya dari FIFA ini seperti apa. Pokoknya saya pengen berkarir di luar negeri," kata Arkhan, ketika ditemui awak media di depan FX Sudirman, Jakarta, Jumat (31/3).
Saat hadir di acara aksi "Aksi Duka 1 Juta Pita Hitam untuk Timnas dan Piala Dunia U-20"bersama rekan timnasnya yang berposisi sebagai kiper Aditya Arya Nugraha, Arkhan tak bisa menyembunyikan kesedihannya karena gagal tampil di Piala Dunia U-20.
"Reaksinya sedih dan kecewa juga. Karena mau sebentar lagi tapi tiba-tiba gagal begitu saja," kata Arkhanmenambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, striker 15 tahun itu juga menanggapi perkataan segelintir orang yang mengatakan bahwa Garuda Nusantara dapat bermain di Piala Dunia U-20 melalui jalur yang mudah karena berstatus sebagai tuan rumah.
"Mereka tidak tahu ya karena mereka juga orang awam kita yang lebih mengetahui olahraga dan kita sebagai pemain lebih mengenal," kataArkhan menjelaskan.
Pemilik nama lengkap Arkhan Kaka Putra Purwantoitu merupakanpemain timnas U-20 termuda karena baru berusia 15 tahun.
Anak dari mantan pesepak bola Purwanto Suwondo itu naik tingkat dengan masuk skuad Garuda Nusantara setelah penampilan gemilangnya bersama timnas U-17 di bawah asuhan Pelatih Bima Sakti di kualifikasi Piala Asia U-17 tahun lalu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tidak Sesuai RKPS, Gubernur Bali Bongkar Vila Ilegal Di Kawasan Hutan Buleleng
-
Bikin Pesaing Ketar-Ketir, Xiaomi Rilis 3 Smartwatch Baru Berfitur GPS Dual-band dan Bluetooth Call
-
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda.
-
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
-
Luas karhutla di Kawasan Lereng Gunung Semeru Mencapai 600 Hektare
-
City Lawan Norwich, Laga Beda Kelas
-
Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.