Tunggu Sanksi FIFA, Sepak Bola Indonesia Buntung
Kamis, 30 Mar 2023, 13:36 WIBSetelah dibatalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), kini Indonesia tinggal menunggu sejumlah sanksi dari FIFA.
Pertemuan Presiden FIFA, Gianni Infantino, dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Doha, Qatar, gagal membatalkan pencabutan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Sontak kabar ini membuat pecinta sepak bola, pemain sepak bola, dan supporter sepak bola tanah air mengamuk dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster, dua sosok yang memotori penolakan tim Israel main di Indonesia.
Kini semua menuntut tanggung jawab dua orang yang tidak dipikir panjang dalam berbicara, sebab pernyataan mereka langsung direspons FIFA dengan membatalkan drawing. Kemudian lebih hancur lagi bagi Indonesia dengan dicabutnya status tuan rumah.
Ganjar dan Koster kalau mau main politik sebaiknya tidak perlu menghancurkan sepak bola tanah air. Lepas apakah itu hanya disuruh pimpinan politiknya atau benar-benar pernyataan pribadi, dampaknya sangat luas bagi sepak bola tanah air.
Banyak yang menyayangkan pernyataan mereka. Masyarakat bertanya, apa untungnya bagi Palestina, dengan menolak Israel ke Indonesia. Palestina tidak dapat apa-apa, tapi malah sepak bola Indonesia yang buntung.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Tidak Sesuai RKPS, Gubernur Bali Bongkar Vila Ilegal Di Kawasan Hutan Buleleng
-
Target Aksesi OECD 2 Tahun, Airlangga Pacu Reformasi Ekonomi
-
Dipilih Kemensos Jadi Percontohan Nasional, Kalurahan Sumberejo Siap Dobrak Layanan Sosial
-
GSP Segera Berakhir, Mendag Kebut I-EU CEPA Berlaku 2027
-
Korupsi APBKam Rp404,5 Juta, Mantan Penghulu Rawa Mekar Jaya Jadi Tersangka.
-
Hati-hati Pakai Mobil Hybrid! Isi BBM Tak Sesuai Picu Terjadinya "Knocking"
-
Kritik Wasit di Piala Dunia 2026, FIFA Hukum Pelatih Mesir Hossam Hassan Tiga Laga, Zico Absen Lima Pertandingan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.