- Home
-
- Megapolitan
-
- Dua Meninggal, Empat Korba...
Dua Meninggal, Empat Korban Masih Dicari
Kamis, 16 Mar 2023, 04:00 WIBBOGOR - Cuaca ekstrem dan hujan deras telah mengakibatkan longsor di Bogor dengan dua korban meninggal dan empat lainnya masih dicari tim gabungan. Sementara itu, rangkaian kereta Bogor-Sukabumi, Rabu (15/3) tidak beroperasi.
Longsor tebing penahan tanah (TPT) menimpa lima rumah di RT07/RW04 Kampung Sirna Sari Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (14/3) pukul 23.00 WIB. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas, longsor tebingan rel kereta di Kelurahan Empang ini terjadi usai hujan deras.
"Setelah hujan deras, longsor menimpa lima rumah. Kami segera melanjutkan pencarian," ujarnya, Rabu (15/3). Theofilo menyebutkan ada 17 korban, dua di antaranya meninggal, empat masih dicari dari timbunan tanah, sebelas lainnya selamat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan instansi terkait di Kota Bogor sudah memetakan daerah-daerah yang rawan longsor serta menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak tinggal di daerah rawan seperti bantaran kali, area sekitar tebing, dan area dengan undak-undakan tajam.
Kereta Batal
Sementara itu, Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Eva Chairunisa, menuturkan seluruh perjalanan Kereta Api (KA)Pangrango lintas Bogor-Sukabumi (pulang-pergi) dibatalkan imbas longsor yang terjadi di jalur rel KM 2+6/7 antara Stasiun Paledang dan Batutulis. "Kami minta maaf atas gangguan operasional ini. Seluruh perjalanan KA Pangrango lintas Bogor-Sukabumi dibatalkan," ujarnya.
Calon penumpang yang sudah membeli tiket dapat membatalkan dengan penggantian biaya tiket 100 persen di Stasiun Bogor/Paledang dan Sukabumi. Pembatalan dapat dilakukan sampai tujuh hari ke depan.
"Seluruh tim Daop 1 Jakarta terus berupaya memperbaiki jalur rel yang terdampak longsor," jelasnya. Informasi terkait perjalanan KA Pangrango dan pembatalan tiket dapat menghubungi telepon 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id atau media sosial @KAI121.
Longsoran tebing penahan tanah (di Kecamatan Bogor Selatan, menyebabkan sebagian jalur rel kereta api (sekitar 20 meter) menuju Stasiun Batutulis Bogor menggantung atau kehilangan penyangga. Rel tampak menggantung karena tebing di pinggir yang selama ini menyangga longsor. Dengan begitu, rel sepanjang 20 meter tidak tersangga.
KAI tidak menginformasikan berapa lama waktu yang diperlukan untuk memperbaiki longsor tersebut. "Kami tidak bisa memastikan kapan selesai perbaikan. Tapi Wakil Wali Kota Dedie Rachim minta maksimal 3 x 24 jam kereta sudah dapat lewat," jelas Eva.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Pengawasan Muatan Berbahaya, Ditjen Perhubungan Laut Tingkatkan Kompetensi Marine Inspector
-
Sertifikasi Halal Jadi Upaya Tumbuhkan Kepercayaan Wisatawan Muslim
-
Mendadak 4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Ternyata karena Alasan Ini
-
Alcaraz Merasa Segar Secara Mental Jelang Tampil di Shanghai Masters
-
Samsat Sigi: Penerimaan PKB Capai Rp10,7 Miliar Selama Program Insentif
-
BNPB: 1.730 Bencana Melanda Indonesia hingga September 2026
-
Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Kementerian UMKM Berkolaborasi dengan UI Buka Akses Program Inkubasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.