Gunung Karangetang Tercatat 4 Kali Keluarkan Awan Panas Guguran
Senin, 13 Mar 2023, 09:26 WIBMANADO - Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), mencatat empat kali terjadi awan panas guguran setelah erupsi pada 8 Februari 2023 lalu.
"Sebulan lebih setelah terjadi erupsi efusif, kami mencatat ada sebanyak empat kali awan panas guguran dengan jarak luncuran yang bervariasi," sebut Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia P Tatipang di Manado, Senin (13/3).
Dua kali awan panas guguran terjadi pada tanggal 25 Februari 2023 mengarah ke Kali Batu Awang dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter.
Sementara dua peristiwa serupa terjadi pada tanggal 10 Maret 2023 juga mengarah ke Kali Batu Awang dengan jarak luncuran sekitar 1.600 meter.
"Luncuran awan panas guguran ini masih di tubuh Gunung Karangetang, tidak menjangkau area permukiman warga," ujarnya.
Jarak luncur awan panas guguran, menurut Yudia, sangat bergantung dari banyaknya material vulkanis yang menumpuk serta kemiringan bidang yang akan dilintasi.
Hingga saat ini, kata dia, titik terjauh luncuran lava pijar maupun awan panas guguran dengan permukiman warga diperkirakan 1.500 meter.
Meski begitu, lanjutnya, apabila terjadi luncuran yang signifikan yang semakin dekat mengarah dengan permukiman warga, maka langkah yang paling aman adalah dilakukan evakuasi.
"Kami akan terus memantau jarak luncurnya, termasuk berkoordinasi dengan BPBD ataupun Pemkab Kepulauan Sitaro apabila jarak luncuran lava semakin mendekat dengan permukiman," ujarnya.
Sebelum terjadi letusan efusif pada Februari lalu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mencatat terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik gunung dengan ketinggian 1.784 meter di atas permukaan laut tersebut, statusnya akhirnya dinaikkan daru waspada level II menjadi siaga level III.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Breaking News: Guguran Lava Gunung Karangetang Capai Jarak 1 Kilometer, Warga Diimbau Waspada
-
Menhan Sudan: Musuh Indonesia Disebut Musuh Sudan, Apa Maksudnya?
-
78% Produk RI untuk Pasar Domestik, Kemenperin: Ini Modal Besar Lawan Produk Impor
-
AI Bukan Pengganti Otak, Rektor UT Dorong Mahasiswa Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
-
Kasus Korupsi ATR/BPN, Nama Fahd Arafiq Muncul sebagai Penampung Uang.
-
Tiga Partai Bulu Tangkis Lolos ke Semifinal, Jonatan Christie Keok Lagi
-
Menkeu Suahasil Didesak Terbitkan Bea Keluar Batu Bara, Potensi Cuan Negara Rp353 T, Solusi Atasi Tekanan Fiskal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.