Perkuat Pemasaran, DPRD Minta Pemprov Kepri Wajibkan Hotel Promosikan Produk UMKM Lokal
Sabtu, 11 Mar 2023, 02:02 WIBTanjungpinang - Perkuat pemasaran. Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin meminta pemerintah setempat mewajibkan hotel dan restoran mempromosikan produk UMKM lokal yang dapat dituangkan dalam bentuk peraturan daerah (perda).
"Saya minta Pemprov Kepri melalui OPD terkait mengusulkan rancangan perda yang mewajibkan hotel dan restoran mempromosikan produk UMKM lokal," kata Wahyu Wahyudin di Tanjungpinang, Jumat.
Selain itu, katanya, kewajiban serupa juga dapat dilaksanakan oleh jasa pelayaran kapal laut hingga maskapai penerbangan.
Menurutnya, hal itu merupakan salah satu strategi guna mendorong produk UMKM makin dikenal luas dan berkembang.
"Hotel, restoran, kapal laut, hingga pesawat merupakan sarana publik yang digunakan banyak orang, sehingga efektif untuk sarana promosi," ujarnya.
Namun demikian, lanjut dia, produk UMKM yang dipromosikan harus sudah terverifikasi dan dikurasi tim independen untuk memastikan produk-produk tersebut telah memenuhi standardisasi.
Di samping itu, ia juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota melalui OPD terkait gencar melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM dalam memasarkan produk mereka baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam setahun, sambungnya, harus ada target minimal 50 pelaku UMKM melakukan ekspor produk mereka ke luar negeri.
"Sejauh ini baru dua persen dari ratusan ribu pelaku UMKM Kepri yang mampu menembus pasar ekspor," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkot Tanjungpinang, Kepri, Rianymenyatakan pihaknya sudah mulai menjajaki kerja sama dengan sejumlah pengusaha perhotelan setempat untuk pemasaran produk UMKM lokal.
Beberapa hotel dimaksud, antara lain Hotel Aston, CK, Laguna, BBR, Bintan Plaza, Wisata, Pelangi, Sampoerna dan Citra.
"Sektor perhotelan adalah penyambung yang membantu para pelaku UMKM bisa memajangkan produk mereka di hotel, dengan harapan produknya dikenal dan semakin berkembang," ucap Riany.
Riany memastikan bahwa produk UMKM yang ditawarkan untuk dipajang di hotel-hotel adalah produk yang berkualitas sesuai standar dan memiliki legalitas. Baik rasanya, higeinisnya, dan sudah memiliki PIRT dan BPOM.
"Kami berharap semua hotel dapat memajangkan produk-produk UMKM di Tanjungpinang," ujarnya.
Berita Terkait:
-
Singkawang Jadi Pusat Tiga Event Besar, Pariwisata dan UMKM Bersiap Bergeliat
-
Manfaatkan AI, UMKM Indonesia Mulai Perluas Pasar ke Malaysia dan Singapura
-
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Peluang Bisnis Makanan dan Minuman Indonesia ke Pasar Global
-
Pertamina Patra Niaga Balikpapan Salurkan Bantuan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat
-
Etihad Tempuh Konsultasi Hukum Usai Temuan Pelanggaran Finansial Manchester City
-
Bukan Sekadar Parkir! Smart Parking Pangkalpinang Dongkrak PAD hingga Rp15 Miliar
-
Warga Demak Jangan Asal Pilih Investasi! Ini yang Perlu Diperhatikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.