Depo Pertamina Harus Direlokasi dan Penuhi Aspek Keamanan
Minggu, 05 Mar 2023, 08:58 WIBJAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan penataan kembali kawasan Depo Pertamina Plumpang harus dilakukan termasuk alternatif memindahkan depo ke daerah pelabuhan Tanjuk Priok.
"Saya berharap supaya depo ini lebih aman, itu bisa direlokasi di daerah pelabuhan, di daerah Pelindo," kata saat di lokasi kebakaran, Sabtu siang (4/3) dikutip dari situs resmi wapresri.go.id.
Ia melanjutkan, tak hanya Depo Pertamina Plumpang, depo-depo lain yang keberadaannya berisiko membahayakan masyarakat sekitar juga akan ditata ulang.
"Dan daerah ini nanti kita tahu lah supaya lebih teratur, lebih baik, aman, dan memenuhi persyaratan, sebagai satu daerah yang berada di wilayah ibu kota," tuturnya.
Wapres menyampaikan pelaksanaan evakuasi korban kebakaran sejauh ini tidak mengalami kendala.
"Masalah evakuasi tidak ada masalah, kemudian masalah dampak akan terus dipantau, (pengungsi) yang ada di penampungan nanti itu Pertamina yang akan menanggulangi," ujarnya.
Termasuk juga masalah logistik bagi para pengungsi, terang Wapres, seluruhnya ditanggung oleh Pertamina.
"Hal-hal lain seperti konsumsi, dan lainnya ditanggung Pertamina dan selalu dikirim, saya harapkan tak ada masalah yang dihadapi," pungkasnya.
Smentara itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di lokasi yang sama menyampaikan, BUMN telah menekankan agar daerah penyangga (buffer zone) antara kawasan obyek vital dan pemukiman masyarakat diperjauh.
"Jadi memang sejak awal kita sudah menekankan kepada seluruh BUMN yang masuk menjadi kawasan objek vital, saya rasa tidak hanya kilang, tetapi juga Pupuk (Sriwijaya) yang seperti saya tinjau di Sumatera Selatan, itu pun buffer antara titik keamanan dan tentu titik daripada masyarakat itu masih terlalu dekat," paparnya.
Untuk itu, ke depan ia ingin menata ulang zonasi kawasan obyek vital Pertamina, PLN, dan Pupuk Sriwijaya.
"Supaya ada batasan-batasan keamanan untuk bisa masyarakat tinggal. Semoga ini menjadi solusi juga bahwa masyarakat mengerti kawasan itu tidak aman jangan ditinggali kembali," tutur Erick.
Wapres juga menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasela, Kelurahan Rawa Badak Selatan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran Depo Pertamina Plumpang masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang. Sebelumnya, diberitakan pipa bensin di kompleks Depo Pertamina Plumpang meledak dan menyebabkan api membumbung tinggi dan menyambar rumah-rumah warga di sekitar Jalan Tanah Merah Bawah RT 12 RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM
-
Sekolah di Samasuru Terancam Terdampak Polemik? Ini Sikap Tegas Pemprov Maluku
-
Lenovo Idea Tab Plus, Tablet Ringkas untuk Kerja dan Belajar Mobile
-
DLH Palangka Raya Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
-
Jakarta Selatan Career Fest Bazaar 2026 Digelar, Legislator Minta Transparan Soal Hasil
-
Iran Berencana Umumkan 'Zona Eksklusi' Baru di Dekat Selat Hormuz
-
Kopi Bengkulu Go Global, Ekspor Perdana ke Italia Capai 19,2 Ton
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.