- Home
-
- Luar Negeri
-
- Biden: 'Tidak Rasional' Ti...
Biden: 'Tidak Rasional' Tiongkok Jadi Penengah Konflik Rusia-Ukraina
Senin, 27 Feb 2023, 15:47 WIBWASHINGTON - Presiden AS Joe Biden mengatakan, rencana Tiongkok akan menengahi kesepakatan damai Rusia-Ukraina "tidak rasional". Beijing telah merilis rencana perdamaian untuk konflik tersebut.
"(Presiden Rusia Vladimir) Putin bertepuk tangan, jadi bagaimana bisa bagus?"kata Biden dalam sebuah wawancara dengan ABC News , Jumat (24/2), pada peringatan satu tahun perang Ukraina.
"Saya belum melihat apa pun dalam rencana itu yang menunjukkan ada sesuatu yang akan bermanfaat bagi siapa pun selain Rusia, jika rencana Tiongkok diikuti."
"Gagasan Tiongkok akan menegosiasikan hasil perang yang benar-benar tidak adil untuk Ukraina adalah tidak rasional."
Rencana Tiongkok mendesak kedua belah pihak untuk menyetujui deeskalasi bertahap dan memperingatkan soal penggunaan senjata nuklir.
Rencana yang dituangkan dalam kertas posisi Kementerian Luar Negeri Tiongkok itu sebagian besar merupakan pengulangan dari kalimat yang dilontarkan Tiongkok sejak Rusia meluncurkan apa yang disebutnya "operasi militer khusus" pada 24 Februari tahun lalu.
Biden juga mengulangi komentarnya bahwa dia tidak akan mengirim F-16 ke Ukraina untuk saat ini dan mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy tidak membutuhkan jet tempur untuk saat ini.
"Dia tidak membutuhkan F-16 sekarang," kata Biden."Aku mengesampingkannya untuk saat ini."
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengisyaratkan beberapa keterbukaan terhadap proposal Tiongkok dengan mengatakan bahwa Tiongkok membahas Ukraina "tidak buruk" pada konferensi pers pada Jumat lalu, the Associated Press melaporkan.
Namun, Zalenskyy juga mengatakan tidak setuju dengan beberapa usulan dari rencana tersebut. Namun ia ingin bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Pembangunan Jalan Akses KEK Bitung Selesai! Distribusi Logistik Sulut Makin Lancar
-
Kontingen Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026
-
LRT Jabodebek Targetkan 30 Juta Penumpang pada 2026
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
Putin Berterima Kasih kepada Trump, Upaya Damai Russia-Ukraina Masuk Babak Baru
-
Drone Jet Russia Makin Canggih, Pertahanan Udara Ukraina Kewalahan Hadapi Serangan dari Langit
-
Dapur Gizi RSSA Malang Terbakar, Layanan Makanan Pasien Dialihkan ke Katering
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.