ASDP Komitmen Lakukan Bisnis Berkelanjutan
Minggu, 12 Feb 2023, 17:33 WIBJAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak lama berkomitmen untuk serius dan fokus menjalankan bisnis berkelanjutan melalui pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari sebelumnya bertumpu pada 3P: people, planet, profit dan hanya bersifat filantropi, kini bertumpu pada 5P: People, Planet, Prosperity, Peace dan Partnership yang menjadi bagian dari strategi operasional perusahaan.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin mengatakan ASDP mengubah haluan tersebut bukan semata memberikan kemanfaatan yang lebih besar kepada masyarakat dan lingkungan di sekitarnya, tetapi juga untuk kemajuan perusahaan.
"ASDP kini mengubah strategi CSR untuk fokus pada program SDGs dengan prioritas program pendidikan, lingkungan, pemberdayaan UMKM dan kesehatan karena kami merasa dengan filantropi saja tidak cukup," kata Shelvy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/2).
Dia juga menambahkan perusahaan yang memanfaatkan program dengam berorientasi pada 5P akan meningkatkan value perusahaan sehingga keberlanjutan bisnis perusahaan bisa tercapai.
Pada sisi profit, ASDP juga mengarahkan program TJSL yang sejalan dengan operasional perusahaan. Lalu, pada sisi people, dilakukan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi operasional perusahaan.
Di antaranya, kata Shelvy pemberdayaan perempuan pesisir lewat program Pelatihan Menjahit (di Merak), pemberdayaan masyarakat melalui seni (Labuan Bajo), dan beasiswa tingkat sarjana di Universitas Teknologi Sumbawa untuk anak-anak sekitar pelabuhan.
Adapun pada sisi planet, secara khusus 35% kegiatan TJSL ditujukan sebagai program pelestarian lingkungan, khususnya laut dan pantai.
"Secara khusus kami memasukkan aspek lingkungan dalam misi perusahaan kami, dan itu yang menggambarkan betapa lingkungan menjadi hal yang penting bagi kami," katanya.
Tidak hanya itu, kata Shelvy pihaknya terus mendukung program inisiasi Kementerian BUMN yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat salah satunya yaitu PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang difokuskan untuk kalangan perempuan pelaku usaha tidak terkecuali istri dari pekerja BUMN.
Akhir pekan lalu, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga dalam kegiatan BUMN bersama keluarga Pekerja di Banyuwangi yang dihadiri lebih dari 350 keluarga pekerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perkebunan Nusantara XII, Pelindo dan Angkasa Pura II.
Dalam kegiatan tersebut, anggota keluarga pekerja dari ASDP turut hadir sekitar 80 orang, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sinergi sosialiasasi program PNM Mekaar.
"Ibu - Ibu yang mau usaha atau mau mengembangkan usahanya bisa dapat pinjaman modal Rp 1 juta - Rp 4 juta tanpa agunan dari program mekaar. Itu seperti membuka lapangan pekerjaan baru untuk ibu-ibu, bisa usaha bikin kue, buka warung kelontong dan usaha lainnya. Sekarang ibu - ibu bisa mandiri, bantu suami," kata Arya.
Hingga saat ini Program PNM Mekaar telah membiayai lebih dari 150.000 ibu - ibu di Banyuwangi, hal ini mendorong peningkatan jumlah perempuan mandiri di Indonesia.
PNM Mekaar menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia karena yang level terbawah diberikan pembiayaan untuk menjalankan atau memulai usaha.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Review Google Pixel 11: Standar Baru Ponsel Flagship dengan Kamera 5x, AI Proaktif, dan Baterai 54 Jam - Penantang Serius Galaxy S26
-
Tak Cukup Jago di Pasar Lokal, Koperasi Didorong Kejar Sertifikasi Ekspor
-
Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Berikut Strategi yang Dilakukan ASDP
-
40 Penyandang Tunanetra Berlomba di MTQ Nasional
-
Pemerintah Salurkan 1.070,5 Ton Bantuan Pangan, DKP Rejang Lebong Ketat Mengawasi
-
Islandia Protes, Tolak Keras Ambisi Trump Ganggu Kedaulatan
-
13 Hektare Lahan di Aceh Barat Hangus, Asap Tebal Mulai Racuni Pernapasan Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.