- Home
-
- Luar Negeri
-
- Cuaca Dingin Ekstrem di Je...
Cuaca Dingin Ekstrem di Jepang, Lusinan Penerbangan Dibatalkan Karena Salju
Jumat, 10 Feb 2023, 14:05 WIBTOKYO - Lusinan penerbangan dibatalkan karena cuaca musim dingin yang buruk menutupi sebagian Honshu dengan salju. Honshu adalah pulau utama di Jepang.
Mengutip The Straits Times, maskapai ANA telah menghentikan 18 penerbangan di bandara Tokyo, Okayama, dan Hiroshima. Pembatalan itu mengganggu perjalanan sekitar 2.500 pelancong, kata maskapai itu pada Jumat (10/2).
Japan Airlines membatalkan 32 penerbangan di Bandara Internasional Haneda sehingga berdampak pada sekitar 3.600 penumpang.
Salju mulai turun pada pagi hari di kota metropolitan Tokyo yang berpenduduk 44,3 juta jiwa dan cenderung rentan terhadap kondisi es dan salju. Beberapa perjalanan kereta juga tertunda.
Kementerian Perhubungan memperingatkan penduduk di wilayah Kanto yang meliputi Tokyo, agar mewaspadai salju lebat di tempat yang lebih tinggi. Suhu rendah sepanjang malam meningkatkan risiko es dan kondisi licin hingga akhir pekan.
Kedua maskapai memperingatkan bahwa cuaca yang memburuk sepanjang hari dapat mengakibatkan pembatalan lebih banyak lagi.
Pemerintah mendesak calon penumpang untuk memahami penundaan dan gangguan dalam transit, dan mengimbau untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dampak Penataan Setu Babakan, 127 UMKM Direlokasi ke Pasar Minggu & Teras Lenteng Agung
-
Pemerintah: Pendidikan Gratis SD hingga SMP Negeri maupun Swasta Diterapkan Bertahap pada 2027
-
Gubernur Andra Soni Sebut Akselerasi Pendidikan dan Ekonomi Jadi Kado HUT ke-26 Banten
-
Pakar UI Bongkar Bahaya Minuman Kekinian, Jangan Cuma Tergiur Rasanya
-
Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Singkat
-
Ratusan Peserta dari Lima Negara Meriahkan Nggravel Glenmore Banyuwangi
-
Sah! FIM Terbitkan Lisensi Homologasi Grade A untuk Sirkuit Internasional Mandalika
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.