- Home
-
- Luar Negeri
-
- Beijing Tolak Kesepakatan ...
Beijing Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor
Selasa, 31 Jan 2023, 00:55 WIBBeijing - Kementerian Luar Negeri China (MFA) menentang kesepakatan yang dicapai Amerika Serikat bersama Jepang dan Belanda yang membatasi akses ekspor teknologi ke China dalam membangun indusrtri semikonduktor canggih.
"China dengan tegas menentangya karena praktik semacam itu tidak melayani kepentingan siapa pun," kata Juru BicaraKementerian Luar Negeri ChinaMao Ning di Beijing, Senin.
Ia menganggap AS telah menyalahgunakan pengendalian ekspor dengan memaksa beberapa negara membentuk blok kecil untuk membendung China.
Menurut dia, AS juga telah memolitisasi masalah teknologi dan perdagangan guna mempertahankan hegemoninya.
"Mereka menggoyahkan industri global dan rantai pasokan sehingga menimbulkan kekhawatiran global. Para pelaku bisnis beranggapan penyalahgunaan kontrol ekspor akan menciptakan gangguan dan berpengaruh terhadap efisiensi dan inovasi," ucapnya.
China akan mengikuti perkembangan dengan cermat dan dengan tegas melindungi kepentingan bangsanya.
"Pihak-pihak yang berkepentingan harus berhati-hati dalam mengatasi persoalan ini dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang mereka sendiri dan kepentingan bersama masyarakat internasional," kata Mao.
AS terus mengontrol ekspor teknologi semikonduktor ke China yang diduga akan digunakan untuk membuat mikrocip canggih sistem persenjataan militer.
Terkait kontrol tersebut, China mengajukan gugatan terhadap AS melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sejumlah Bandara Masih Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif
-
KKP Tetapkan Kawasan Konservasi Teon, Nila & Serua Seluas 683 Ribu Ha
-
Semburan asap di Pasar Baru
-
Fasilitas Dagang Bakal Dicabut 2027, Kemendag Kebut CEPA RI-Inggris
-
Cuaca Jakarta: BMKG Prakirakan Jakarta Timur Hujan Ringan pada Sabtu Sore
-
Masyarakat Adat Doakan Keselamatan Indonesia dari Lereng Gunung Slamet
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.