- Home
-
- Luar Negeri
-
- Manusia Tertua di Dunia Me...
Manusia Tertua di Dunia Meninggal dalam Tidurnya di Usia 118 Tahun
Kamis, 19 Jan 2023, 09:54 WIBPRANCIS - Orang tertua di dunia, biarawati asal Prancis Lucile Randon dinyatakan meninggal dunia pada usia 118 tahun.
Randon yang dikenal sebagai Suster Andrée, lahir di Prancis pada 11 Februari 1904, satu dekade sebelum perang dunia I terjadi, di mana New York baru meluncurkan kereta bawah tanah pertamanya.
Dikutip dari laporan The Guardian pada Selasa (17/1), ia meninggal dalam tidurnya di panti jompo di Kota Toulon, bagian selatan Prancis.
"Ada kesedihan yang luar biasa, tapi itu adalah keinginannya untuk bertemu dengan mendiang kakak tercintanya. Baginya, ini adalah pembebasan" kata Juru Bicara panti jompo Sainte-Catherine-Labouré, Davis Tavella.
Suster Andrée menjadi orang paling lama kedua yang pernah hidup di bumi saat ini, setelah Kane Tanaka wanita asal Jepang yang tutup usia di 119 tahun pada April 2022 lalu.
Pada masa mudanya, ia bekerja sebagai gubernur dan pengajar sebelum masuk biara pada tahun 1944, di usia 40 tahun. Dia telah berada di panti jompo sejak 1979 dan di rumah Toulon sejak 2009.
Pada tahun 2021, Suster Andrée selamat dari serangan COVID-19 setelah virus menyebar ke panti jompo tempat dia tinggal, menewaskan 10 penghuni lainnya.
"Dia tidak bertanya kepada saya tentang kesehatannya tetapi tentang rutinitasnya. Dia ingin tahu misalnya apakah waktu makan dan tidur akan berubah. Dia tidak menunjukkan rasa takut akan penyakitnya, bahkan dia lebih mengkhawatirkan penghuni panti lainnya," kata Tavella.
Sempat ditanya apakah dia takut terkena COVID-19, biarawati itu mengatakan kepada televisi BFM Prancis bahwa ia tidak takut mati.
"Saya senang bersamamu, tetapi sesungguhnya saya ingin berada suatu tempat lain, bergabung dengan mendiang kakak laki-laki saya dan kakek nenek saya." tambah Randon.
Pada tahun 2020, Suster Andrée juga sempat mengatakan kepada radio Prancis bahwa dia tidak tahu bagaimana dia bisa hidup begitu lama.
"Saya tidak tahu apa rahasianya. Hanya Tuhan yang bisa menjawab pertanyaan itu. Saya mengalami banyak ketidakbahagiaan dalam hidup dan selama perang 1914-1918 ketika saya masih kecil, saya menderita seperti orang lain." katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!
-
Kota Bandung Siap Hadapi Pekan Olahraga Provinsi 2026
-
Banjir Nepal-Tibet: 93.000 Orang Sangat Butuh Bantuan dan 584 Tewas
-
Pujian Setinggi Langit John Herdman! Sebut Tom Haye 'Senjata Rahasia' Bungkam Vietnam
-
Era Mobil Hidrogen Dimulai, BMW Uji iX5 dengan Jarak Tempuh 750 Km
-
Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global
-
Naomi Siap Hadapi Elise Mertens
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.