Indonesia Rutin Ukur Daya Tahan Warga pada Covid-19

Kamis, 19 Jan 2023, 00:01 WIB

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengemukakan untuk mencegah terjadinya lonjakan penularan korona di Tanah Air, pemerintah rutin mengukur daya tahan tubuh warga Indonesia terhadap risiko infeksi Covid-19.

"Indonesia merupakan satu dari beberapa negara di dunia yang mengukur kekuatan daya tahan masyarakat setiap enam bulan melalui metode serosurvei," kata Menkes dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 diikuti dalam jaringan di Jakarta, Selasa (17/1).

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Serosurvei antibodi pada Januari 2022, kata Budi, ilakukan terhadap 87 persen populasi Indonesia dengan hasil laporan antibodi yang dimiliki masih berkisar di level 400-an. "Enam bulan lalu sebelum Lebaran, diukur lagi, dan naik (kadar antibodi) jadi 2.000-an pada 99,5 persen orang," kata Menkes.

Seperti dikutip dari Antara, Menkes mengemukakan daya tahan tubuh masyarakat ibarat sistem pertahanan rakyat semesta dalam menghadapi gempuran Covid-19. "Jadi kalau ada masuk varian baru, tetap gelombangnya kecil," katanya.

Kemenkes menargetkan laporan serosurvei ketiga 2023 yang melibatkan tim survei dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia akan keluar dalam waktu satu atau dua pekan ke depan.

"Daya tahan masyarakat kita hingga saat ini masih tinggi, buktinya dua kali gelombang tidak naik," kata Menkes.

Menkes menegaskan kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air pada akhir 2022 bukan disebabkan mobilisasi masyarakat pada momentum libur Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Kenaikan disebabkan varian baru jenis XBB maupun BQ.1.

"Kenaikan kasus pertama di 2020 awal adalah varian Alpha, disusul Delta. Paling tinggi varian Omicron sampai 60.000 kasus per hari, tapi korban tidak sebanyak Delta," kata Menkes.

Menkes mengatakan di negara lain seperti Tiongkok dan Jepang dengan rata-rata kasus harian berkisar lebih dari 200.000 per hari karena varian XBB dan BQ.1, tidak berdampak hingga Indonesia. "Di negara lain memang terjadi dua gelombang besar, yakni Omicron BA.4 dan BA.5 serta BQ.1 dan XBB. Indonesia naiknya (kasus) sedikit," katanya.

Rutin Dievaluasi

Upaya mengenal varian virus baru pada situasi pandemi di Tanah Air, kata Menkes, didukung pemerintah melalui serangkaian strategi dalam menata kemampuan jejaring laboratorium mengenal virus baru yang secara rutin dievaluasi oleh Kemenkes.

Menkes mengatatakan kunci pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia ada pada strategi mengenal jenis virus baru melalui metode pemeriksaan genom sekuensing dan memastikan kekebalan tubuh masyarakat lewat serosurvei antibodi. "Pandemi Covid-19 saat ini di Indonesia sudah terkendali, karena sudah tahu musuhnya siapa dengan metode genom sekuensing," katanya.

Saat kali pertama pandemi, kata Budi, Indonesia butuh 10 bulan untuk melakukan uji laboratorium terhadap 140 sampel genom sekuensing karena jumlah fasilitas pengujian yang terbatas pada kota besar di Pulau Jawa.

Tapi sekarang, katanya, uji genom sekuensing telah ditingkatkan hingga 8.000 sampel pengujian per bulan di fasilitas laboratorium yang tersebar di 12 kota di Indonesia.

Untuk memperkuat daya tahan warga, Pemerintah Kabupaten Garut mengaktifkan kembali sentra vaksinasi Covid-19 di Pendopo Garut yang diselenggarakan setiap Sabtu dan Minggu. Hal ini untuk meningkatkan capaian vaksinasi dosis 1 sampai penguat agar masyarakat tetap sehat dan kuat dari ancaman Covid-19.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

Kredit Fiktif Bank BUMN Rugikan Negara Rp4,9 Miliar, Dua Tersangka Ditahan Kejati Jateng

Mau Piknik? Inilah Lima Lokasi Favorit Pilihan Keluarga di Kota Tangerang

Bukan karena Demonstrasi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Merdeka Run 2026 Sabtu Besok

Animo Tinggi! 10.000 Pelari Bakal 'War' Jalur 8K di Ajang Merdeka Run 2026

Tepung Singkong jadi Pemadam Kebakaran, Ini Risetnya

KKP Dorong 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kembangkan Unit Usaha

Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata

Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan.

Bocoran GTA 6 Makin Gila dari Cyberleek, Tapi 6 Fitur Penting Ini Malah Masih Misterius

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Hasil Undian Liga Champions 2026/27: Deretan Tim Pemenang dan Pecundang di Fase 36 Besar

Bukan Situasi Darurat! Ini Misi 3 F-16 Fighting Falcon TNI AU di Atas Langit Jakarta

Diresmikan Gubernur Pramono, RS Tria Dipa Siapkan 100 Tempat Tidur dan Layanan BPJS

2.000 Rumah di Jakarta Utara Bakal Dibedah, Warga Tak Layak Huni Dapat Bantuan Rp20 Juta

Pesawat Tempur Lalu-lalang di Langit Jakarta Bikin Warga Bertanya, TNI AU Ungkap Faktanya

Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S26 FE, Bawa Kamera Canggih dan Fitur AI Terbaru

Jaga Pasokan dan Harga Telur, Gubernur Papua Tetapkan Pengawasan Peredaran Antar Pulau.

Operasi Bypass Minim Invasif, Percepat Pemulihan Pasien Jantung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.