FIFA akan Minta Semua Negara Menamai Stadionnya dengan Nama Pele
Rabu, 04 Jan 2023, 02:27 WIBSANTOS - Federasi Sepak Bola Internasional, FIFA, akan meminta semua negara di dunia untuk menamai salah satu stadionnya dengan menggunakan nama legenda sepak bola asal Brasil, Pele, kata Presiden Gianni Infantino, Senin (2/1).
Infantino berada di Kota Santos, Brasil, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ikon sepak bola dunia yang disebut sebagai pemain terhebat sepanjang masa. Pele tutup usia pada Kamis (29/12) lalu di usia 82 tahun.
"Kami akan meminta setiap negara di dunia untuk menamai salah satu stadion sepak bola mereka dengan nama Pele," kata Infantino kepada wartawan di Vila Belmiro, stadion tempat pemain yang dikenal sebagai "The King" pertama kali meledak ke dunia melalui klub lamanya, Santos FC.
Infantino adalah salah satu orang pertama yang memberi penghormatan sebelum peti jenazah Pele dibuka, yang dipajang di tengah lapangan di stadion Vila Belmiro. Ia menghadiri peringatan 24 jam bersama dengan para ketua konfederasi sepak bola Amerika Selatan dan Brasil.
"Kami di sini dengan sangat sedih," kata Infantino. "Pele abadi. Dia adalah ikon sepak bola dunia," imbuh dia.
FIFA telah mengibarkan bendera dunia setengah tiang pada Jumat (30/12) di luar markas besarnya di Zurich untuk menghormati Pele. Organisasi tersebut menobatkan Pele sebagai pemain terhebat pada abad ke-20.
Pele, satu-satunya pemain dalam sejarah yang memenangkan tiga Piala Dunia, meninggal di rumah sakit Sao Paulo setelah lama berjuang melawan kanker.
Penghormatan Terakhir
Sementara itu, Brasil mulai memberikan penghormatan terakhirnya pada Senin (2/1) kepada Pele dengan berjaga selama 24 jam di stadion tempat ia pertama kali berhasil menarik perhatian dunia dengan keterampilannya yang mempesona.
Sepanjang hari, ribuan penggemar dan pejabat sepak bola perlahan-lahan memenuhi Vila Belmiro, rumah bagi klub lama Pele, Santos.
Semakin banyak warga yang bergabung dalam antrean pelayat saat malam tiba. Mereka menunggu giliran untuk berjalan melewati jenazah "O Rei" (Sang Raja), yang disemayamkan di tengah lapangan.
Peti mati Pele dibungkus dengan bendera Santos dan Brazil dan dikelilingi oleh bunga putih, termasuk karangan bunga dari sejumlah pihak seperti klub sepak bola Real Madrid dan bintang Brasil saat ini Neymar, yang ayahnya turut hadir dalam prosesi tersebut.
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dan istrinya juga mengirimkan karangan bunga, lapor media setempat. AFP/VoA/I-1
Berita Terkait:
-
IHSG Hari Ini Menguat, Dipicu Optimisme Arah Kebijakan "Dovish" Bank Sentral Global
-
Anggota DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Narkoba yang Menjerat Kasat Narkoba Polres Tangsel
-
Harga Minyak Turun Usai Trump Beri Sinyal Berunding Lagi dengan Iran
-
Karhutla di Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam
-
Stadion Pakansari Dijamin Bupati Bogor Siap 100% Gelar Pertandingan Piala AFF 2026
-
Persib Bandung Tindak Lanjuti Sanksi FIFA terkait Kasus Mantan Pelatih Rene Albert pada 2022
-
BPBD Jatim Perkuat Pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Bromo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.