Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Tambah Kapasitas KA Ranggajati Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Jumat, 23 Des 2022, 18:17 WIBJember - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah kapasitas rangkaian KA Ranggajati rute Jember-Cirebon atau sebaliknya menjelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama liburan.
"Kepadatan penumpang sudah mulai terlihat di stasiun-stasiun wilayah Daerah Operasi 9 Jember dan untuk mengakomodasi tingginya permintaan pelanggan, KA Ranggajati relasi Cirebon-Ketapang dan sebaliknya ditambahkan satu kereta kelas eksekutif," kata Plt Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Azhar Zaki Assjari di Jember, Jatim, Jumat.
Pada kondisi normal, lanjut dia, KA Ranggajati membawa empat kereta kelas eksekutif, empat kereta kelas bisnis, satu kereta makan dan satu kereta pembangkit.
"Mengantisipasi tingginya minat penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru 2023, ada tambahan kereta kelas eksekutif, sehingga dalam satu rangkaian KA Ranggajati membawa 5 kereta eksekutif saat ini," tuturnya.
Dengan penambahan satu kereta kelas eksekutif tersebut, lanjut dia, otomatis menambah ketersediaan tempat duduk selama periode Natal dan Tahun Baru 2023 dari yang tadinya 188.352 tempat duduk menjadi 190.656 tempat duduk, sehingga terdapat penambahan sebanyak 2.304 tempat duduk.
"Dari total tempat duduk harian yang dijual sebanyak 10.592 tiket, sampai dengan hari Minggu (25/12/2022), tiket yang terjual sudah lebih dari 100 persen dari kapasitas yang tersedia, namun di tanggal-tanggal lainnya masih tersedia cukup banyak," katanya.
Ia mengatakan tingginya animo masyarakat untuk bepergian dan liburan dengan menggunakan kereta api juga terlihat dari jumlah tiket yang dipesan. Hingga 23 Desember 2022 tercatat sebanyak 129.525 tiket atau 68 persen dari total tempat duduk yang disediakan selama operasi Angkutan Natal dan Tahun Baru yang telah dibeli oleh masyarakat.
"Meningkatnya penumpang pada masa libur akhir tahun tentu akan menimbulkan keramaian di beberapa stasiun, sehingga kami imbau kepada penumpang yang bepergian dengan kereta api untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan baik saat di stasiun maupun di atas kereta," ujarnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Pengawasan Muatan Berbahaya, Ditjen Perhubungan Laut Tingkatkan Kompetensi Marine Inspector
-
Bye-Bye Macet Horor Jamin Ginting, Bobby Nasution Siapkan Jalur Pintas Medan-Berastagi
-
Pemberdayaan Memerlukan Teknologi Tepat Guna
-
Terpapar Kabut Asap, Orangutan yang Ditemukan Warga Mati Setelah Alami Gangguan Pernapasan
-
Tok! Anggaran KemenPU 2027 Tembus Rp114,59 Triliun, Buat Bangun Apa Aja?
-
Samsat Sigi: Penerimaan PKB Capai Rp10,7 Miliar Selama Program Insentif
-
Karhutla Mengganas, Ekonomi dan Kesehatan Terancam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.